Jakarta, Antartika Media Indonesia – Wakil Ketua Badan Gizi Nasional, (BGN), Sony Sanjaya mengatakan bahwa sekitar 65 persen masyarakat Indonesia saat ini memerlukan program MBG sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi nasional. Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses pangan bergizi dan seimbang.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum Antartika Group Ramses Sitorus mengamini pernyataan Sony Sanjaya. Ia menilai data tersebut mencerminkan kondisi nyata di lapangan, di mana masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian serius terkait pemenuhan kebutuhan gizi.
Menurut Ramses, persoalan gizi bukan hanya menyangkut kesehatan individu, tetapi juga berkaitan langsung dengan masa depan bangsa. Kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh kecukupan nutrisi sejak usia dini hingga dewasa.
“Banyak masyarakat Indonesia yang membutuhkan perbaikan gizi. Karena itu, program MBG sangat relevan untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Ramses dalam keterangannya, Minggu (19/4).
Ia menambahkan, program pemenuhan gizi harus menjadi prioritas nasional karena berdampak terhadap kemampuan belajar anak, produktivitas tenaga kerja, hingga daya saing bangsa di masa depan. Tanpa gizi yang baik, sulit menciptakan generasi unggul.
Ramses juga menyinggung Asta Cita Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya menciptakan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Menurutnya, visi tersebut hanya dapat diwujudkan apabila masyarakat mendapatkan akses pangan bergizi secara merata.
Program MBG dinilai menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung agenda besar tersebut. Selain membantu keluarga yang membutuhkan, program ini juga berpotensi menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara umum.
Lebih lanjut, Ramses berharap pelaksanaan MBG dapat berjalan tepat sasaran dan menjangkau wilayah-wilayah yang masih memiliki kerentanan gizi tinggi. Pemerataan distribusi program menjadi kunci agar manfaatnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga mengajak semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun organisasi masyarakat, untuk bersama-sama mendukung program peningkatan gizi nasional. Dengan kolaborasi yang kuat, Indonesia diyakini mampu mencetak generasi sehat dan unggul menuju masa depan yang lebih baik.