Jakarta, Antartika Media Indonesia – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra beberapa waktu lalu mencapai angka yang signifikan, yaitu 73,8 persen. Angka ini menunjukkan apresiasi publik yang tinggi terhadap upaya pemerintah dalam merespons dan mengelola situasi darurat bencana.
Menurut Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus, tingginya angka kepuasan masyarakat ini merupakan buah dari respons cepat yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran pemerintah. Mulai dari Presiden, Wakil Presiden, hingga para pejabat di tingkat daerah, semuanya bergerak sigap dalam memastikan penanganan bencana berjalan efektif, baik pada fase tanggap darurat maupun pasca-bencana.
Ramses menjelaskan bahwa kesigapan pemerintah dalam memberikan bantuan, evakuasi, serta pemulihan pasca-banjir di Sumatra telah dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak. Kehadiran dan tindakan nyata dari para pemimpin negara dan pejabat daerah di lokasi bencana memberikan rasa aman dan keyakinan bahwa pemerintah hadir untuk rakyatnya di saat-saat sulit.
“Angka 73,8 persen ini bukan sekadar statistik, melainkan sebuah pengakuan nyata dari masyarakat. Mereka melihat bahwa kinerja pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran benar-benar menyentuh langsung ke masyarakat, terutama dalam situasi krisis seperti bencana banjir di Sumatra,” ujar Ramses Sitorus dalam sebuah keterangan pers, Rabu (15/4).
Ia menambahkan bahwa respons cepat ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengerahan tim SAR, penyaluran bantuan logistik seperti makanan, obat-obatan, dan pakaian, hingga upaya pemulihan infrastruktur yang rusak akibat banjir. Koordinasi yang baik antara pusat dan daerah menjadi tulang punggung keberhasilan penanganan bencana ini.
Kepuasan masyarakat yang tinggi ini juga mencerminkan kepercayaan publik yang semakin terbangun terhadap kemampuan pemerintah dalam menghadapi tantangan kebencanaan. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia kerap dilanda berbagai bencana alam, dan penanganan yang efektif menjadi tolok ukur penting bagi penilaian kinerja pemerintah.
Program-program penanganan bencana yang dijalankan oleh pemerintah, termasuk dalam kasus banjir Sumatra, menunjukkan adanya komitmen kuat untuk melindungi warga negara. Kecepatan dalam memberikan respons tidak hanya mengurangi korban jiwa dan kerugian materiil, tetapi juga mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak.
Oleh karena itu, Ramses berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kepercayaan masyarakat yang telah diberikan melalui survei kepuasan ini harus menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus bekerja lebih baik lagi dalam melayani dan melindungi seluruh rakyat Indonesia, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.