Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus, menyampaikan apresiasi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp31,3 triliun melalui upaya pemberantasan korupsi dan pelanggaran hukum yang merugikan negara. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menjaga keuangan negara.
“Keberhasilan mengamankan Rp 31,3 triliun ini adalah perwujudan janji kampanye beliau. Presiden Prabowo telah berulang kali menyatakan komitmennya untuk memberantas korupsi dan menegakkan hukum demi kemakmuran bangsa. Hari ini, kita melihat hasil nyata dari komitmen tersebut,” ujar Ramses Sitorus dalam sebuah pernyataan, Rabu (15/4).
Ramses menilai langkah tegas pemerintah dalam mengamankan aset dan potensi kerugian negara patut mendapat dukungan dari seluruh masyarakat. Ia menyebut, dana yang berhasil diselamatkan tersebut dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat.
Menurut Ramses Sitorus, keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo dalam mengamankan keuangan negara merupakan bagian dari komitmen yang telah disampaikan jauh sebelum menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8. Ia mengatakan, janji untuk menegakkan hukum dan memberantas korupsi kini mulai diwujudkan secara konkret.
Ia menambahkan, sejak dilantik pada Oktober 2024 lalu, Presiden Prabowo terus menunjukkan keseriusan dalam memerangi praktik korupsi di berbagai sektor. Langkah tersebut dinilai sebagai fondasi penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
Selain pemberantasan korupsi, Ramses juga menyoroti upaya pemerintah dalam menindak pelanggaran hukum di sektor lingkungan, termasuk pembalakan hutan ilegal di Indonesia. Menurutnya, tindakan tegas terhadap perusakan hutan merupakan bagian dari perlindungan kekayaan alam bangsa.
Ramses menegaskan bahwa kerugian negara akibat korupsi dan kejahatan sumber daya alam selama ini sangat besar. Karena itu, kebijakan penegakan hukum yang konsisten akan memberikan efek jera sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Ini adalah langkah awal yang sangat baik. Kami berharap semangat pemberantasan korupsi dan penegakan hukum ini terus dijaga dan ditingkatkan. Dengan pemerintahan yang bersih dan transparan, cita-cita Indonesia yang maju dan sejahtera akan semakin mudah terwujud,” pungkas Ramses Sitorus, seraya mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam upaya penyelamatan aset negara ini.
Ia berharap capaian penyelamatan keuangan negara sebesar Rp31,3 triliun tidak menjadi akhir, melainkan awal dari reformasi besar dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Menurutnya, masih banyak sektor yang perlu dibenahi agar kebocoran anggaran dapat dicegah.
Ramses juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan serta mendukung agenda pemberantasan korupsi. Peran masyarakat dinilai penting untuk menciptakan budaya antikorupsi di semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara.
Di akhir keterangannya, Ramses Sitorus optimistis kepemimpinan Presiden Prabowo mampu membawa perubahan positif dalam tata kelola negara. Ia meyakini, dengan pemerintahan yang tegas dan bersih, Indonesia akan semakin maju serta dipercaya oleh rakyat maupun dunia internasional.