Jakarta, Antartuka Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Antartika, Ramses Sitorus, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto atas progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang kini mencapai rata-rata 70 persen di 93 lokasi seluruh Indonesia.
Dalam pernyataannya, Ramses menilai capaian ini bukti nyata komitmen kuat pemerintah memajukan pendidikan dan pemerataan akses bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Angka 70 persen ini bukan sekadar angka, tapi bukti kerja nyata dan konsistensi Presiden Prabowo mewujudkan pendidikan berkualitas sebagai jalan putus rantai kemiskinan,” ujarnya, Senin (7/6/2026).
Data terbaru Kementerian Pekerjaan Umum per 4 Juni 2026 menunjukkan progres fisik rata-rata sudah menyentuh 71,13 persen, dengan beberapa wilayah seperti Semarang, Sragen, Bengkulu, Medan, dan Sidrap sudah di atas 84 persen—bahkan ada yang tembus 86 persen lebih. Pekerjaan melibatkan sekitar 78.000 tenaga kerja, dengan target selesai seluruhnya akhir tahun 2026 agar bisa beroperasi penuh tahun ajaran baru .
Sekolah Rakyat adalah program andalan Presiden Prabowo: sekolah berasrama gratis, lengkap fasilitas, untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Target besarnya: 500 unit hingga 2029, mampu menampung hingga 500.000 siswa se-Indonesia. Sebelumnya Januari 2026, sudah diresmikan 166 unit tahap awal yang kini berjalan aktif .
Ramses menegaskan, apresiasi ini bukan hanya untuk pembangunan fisik, tapi visi jangka panjangnya.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Presiden Prabowo paham benar: kalau anak miskin bisa sekolah layak, masa depan bangsa terjamin. Ini langkah berani dan tepat,” tambahnya.
Ia juga berharap, setelah bangunan selesai, pemerintah segera siapkan tenaga pendidik berkualitas, kurikulum relevan, dan fasilitas pendukung agar Sekolah Rakyat tidak hanya gedung berdiri, tapi benar-benar melahirkan generasi unggul.
“Infrastruktur harus beriringan dengan mutu pendidikan,” tegasnya.
Kementerian PU juga menegaskan, meski kejar waktu, kualitas bangunan tidak dikorbankan. Seluruh konstruksi diawasi ketat agar aman, awet, dan nyaman dipakai puluhan tahun ke depan. Menteri PU Dody Hanggodo menyebutkan tim teknis dikerahkan ke setiap lokasi untuk percepatan dan penyelesaian kendala di lapangan .
Ketum Antartika menutup dengan harapan: program ini terus didukung semua pihak, pemerintah pusat-daerah, hingga masyarakat, agar target 500 Sekolah Rakyat tercapai dan Indonesia makin kuat lewat pendidikan.
“Ini warisan baik untuk anak bangsa, kita dukung sepenuhnya,” pungkas Ramses.