Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Korupsi dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus, memberikan apresiasi tinggi terhadap keputusan pemerintahan Prabowo – Gibran yang mempertahankan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per April 2026, baik yang bersubsidi maupun non-subsidi, serta harga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik swasta. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah yang tepat dan sangat pro-rakyat di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik global.
Menurut Ramses Sitorus, keputusan untuk tidak menaikkan harga BBM merupakan angin segar bagi masyarakat luas. Di saat banyak negara menghadapi lonjakan harga energi akibat ketegangan geopolitik, pemerintah Indonesia menunjukkan kepeduliannya dengan menjaga stabilitas harga BBM, yang notabene merupakan kebutuhan pokok bagi mobilitas masyarakat dan roda perekonomian.
“Ini adalah kebijakan yang sangat bijaksana dan patut diapresiasi. Presiden Prabowo telah menunjukkan komitmennya untuk menjaga daya beli masyarakat. Di tengah ancaman inflasi global yang tinggi, mempertahankan harga BBM adalah langkah krusial untuk mencegah gejolak ekonomi yang lebih luas,” ujar Ramses Sitorus dalam keterangannya, Jumat (17/4).
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini sangat relevan mengingat ketergantungan berbagai sektor pada pasokan BBM. Mulai dari transportasi publik, logistik barang, hingga operasional industri, semuanya sangat dipengaruhi oleh harga BBM. Dengan menahan kenaikan harga, pemerintah secara efektif melindungi berbagai sektor tersebut dari dampak negatif yang lebih parah.
Ramses Sitorus juga menyoroti bahwa kebijakan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil. Kenaikan harga BBM seringkali menjadi pemicu kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok lainnya, yang pada akhirnya paling memberatkan masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan mempertahankan harga BBM, pemerintah setidaknya dapat meringankan beban ekonomi mereka.
“Keputusan ini jelas menunjukkan bahwa pemerintah Presiden Prabowo mendengarkan aspirasi rakyat dan bertindak berdasarkan kepentingan mereka. Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah pro-rakyat dan berupaya keras menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan global,” jelas Ramses.
Lebih lanjut, Ramses Sitorus mengapresiasi upaya pemerintah dalam menjaga pasokan BBM, termasuk di SPBU milik swasta. Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat tanpa adanya spekulasi harga yang merugikan.
Sebagai penutup, Ramses Sitorus berharap agar kebijakan ini dapat terus dipertahankan selama kondisi memungkinkan. Ia juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan BBM dan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga energi demi kemajuan ekonomi nasional secara keseluruhan.