Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus, mengapresiasi langkah Danantara yang dinilainya menunjukkan keseriusan dalam melakukan pembenahan tata kelola dan kondisi keuangan perusahaan-perusahaan pelat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Menurut Ramses, upaya tersebut sangat penting untuk menjaga kesehatan keuangan BUMN sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan negara di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Ramses mengatakan, perhatian Danantara terhadap kondisi keuangan BUMN merupakan langkah yang tepat, terutama setelah adanya laporan yang menunjukkan penurunan nilai aset sejumlah perusahaan pelat merah yang secara akumulatif mencapai sekitar Rp100 triliun.
Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan strategi bisnis BUMN.
Ia menilai bahwa pembenahan yang dilakukan tidak boleh hanya berfokus pada aspek administratif semata, tetapi juga harus menyentuh perbaikan tata kelola perusahaan, efisiensi operasional, manajemen risiko, serta penguatan pengawasan internal. Dengan demikian, BUMN dapat kembali tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.
“Langkah Danantara menunjukkan adanya komitmen untuk memastikan perusahaan-perusahaan negara dikelola secara profesional dan akuntabel. Pembenahan yang dilakukan saat ini sangat penting agar BUMN mampu memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian nasional,” ujar Ramses Sitorus dalam keterangannya, Rabu (3/6).
Menurutnya, BUMN memiliki peran strategis sebagai penggerak pembangunan dan pilar ekonomi nasional. Oleh karena itu, setiap persoalan yang berpotensi memengaruhi kesehatan keuangan perusahaan negara harus segera ditangani dengan langkah-langkah yang terukur dan berorientasi pada perbaikan jangka panjang.
Ramses juga menegaskan bahwa transparansi dalam pengelolaan keuangan merupakan faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan publik dan investor terhadap BUMN.
Ia berharap berbagai upaya pembenahan yang dilakukan dapat disertai dengan keterbukaan informasi sehingga masyarakat dapat melihat perkembangan dan hasil yang dicapai secara objektif.
Lebih lanjut, Ramses menilai bahwa proses transformasi BUMN harus terus didorong agar perusahaan-perusahaan negara mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, perkembangan teknologi, dan dinamika pasar global.
Menurutnya, perusahaan yang mampu melakukan inovasi dan efisiensi akan memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh dan menciptakan nilai tambah bagi negara.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk manajemen BUMN, regulator, dan masyarakat, untuk mendukung langkah-langkah reformasi yang sedang dijalankan. Dukungan tersebut diperlukan agar proses pembenahan dapat berjalan optimal dan menghasilkan dampak positif bagi kinerja perusahaan negara.
Di akhir pernyataannya, Ramses menyampaikan keyakinannya bahwa dengan komitmen yang kuat, pengawasan yang baik, dan penerapan tata kelola yang profesional, BUMN dapat kembali memperkuat posisi sebagai motor penggerak ekonomi nasional.
Ia berharap langkah yang dilakukan Danantara menjadi bagian dari upaya besar untuk menciptakan BUMN yang sehat, tangguh, dan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta negara.