Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus, menyambut baik rencana penempatan sekitar 30 ribu manajer Koperasi Desa (Kopdes) yang dijadwalkan mulai bertugas pada awal Agustus. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian penting dalam memperkuat tata kelola koperasi desa agar mampu menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat.
Ramses menilai kehadiran manajer profesional akan memberikan warna baru dalam pengelolaan koperasi desa. Dengan kemampuan manajerial yang baik, Kopdes diharapkan mampu mengelola potensi ekonomi lokal secara lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.
“Penempatan 30 ribu manajer Kopdes harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi di seluruh Indonesia. Jangan hanya menjadi program administratif, tetapi benar-benar mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat desa,” ujar Ramses Sitorus, Rabu (8/7).
Ia mengatakan setiap daerah memiliki potensi ekonomi yang berbeda, mulai dari sektor pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, hingga industri kreatif. Karena itu, manajer Kopdes harus mampu mengembangkan strategi usaha yang sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing.
Menurut Ramses, koperasi yang dikelola secara profesional dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Selain mempermudah akses pembiayaan, koperasi juga dapat membantu pemasaran produk lokal, memperkuat rantai pasok, serta menciptakan lapangan kerja baru.
Ia berharap pemerintah terus memberikan pendampingan, pelatihan, serta evaluasi terhadap para manajer Kopdes agar mampu menjalankan tugas secara optimal. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Ramses optimistis apabila pengelolaan koperasi dilakukan secara profesional dan akuntabel, maka Kopdes akan berkembang menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan. Menurutnya, kemajuan desa akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat perekonomian nasional.