Jakarta, Antartika Media Indonesia – Mengenai rencana Danantara menyatukan tujuh perusahaan logistik milik negara, Ketua Umum Antartika Ramses Sitorus menyebut ini sebagai bukti keseriusan memperbaiki pengelolaan Badan Usaha Milik Negara agar lebih modern dan bermanfaat maksimal.
“Kita butuh sistem yang utuh, bukan berjalan terpisah-pisah. Melalui penggabungan ini kita sedang membangun ekosistem logistik nasional yang terpadu, teratur dari hulu pengelolaan sampai ke hilir penyaluran,” ujar Ramses dengan tegas, Kamis (2/7).
Ia menjelaskan, dengan satu arah kebijakan dan pengelolaan yang bersatu, kemampuan BUMN bisa bersaing lebih baik, lebih tangguh menghadapi tantangan zaman, dan lebih siap melayani kebutuhan pembangunan di seluruh Indonesia.
“Kekuatan besar negara harus dikelola dengan cara yang tepat. Tidak boleh ada lagi sumber daya yang terbuang sia-sia atau tidak terpakai dengan baik,” tambahnya.
Ramses berharap penyatuan ini dijalankan dengan hati-hati, memperhatikan kepentingan pekerja, kelancaran pelayanan yang sudah berjalan, serta selalu berpegang pada aturan hukum yang berlaku.
“Antartika berdiri di balik langkah perbaikan ini. Semoga tercipta pengelolaan yang bersih, transparan, dan makin membawa kemajuan bagi negara serta kesejahteraan rakyat,” tutup Ramses Sitorus.