Jakarta, Antartika Media Indonesia – Rencana revitalisasi kawasan Gelora Bung Karno dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat kegiatan olahraga, hiburan, dan aktivitas publik. Revitalisasi tersebut diharapkan dapat menghadirkan wajah baru yang lebih modern serta mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.
Pengembangan kawasan GBK dipandang tidak hanya sebatas pembaruan infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan nilai aset nasional agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar. Danantara sendiri memiliki mandat dalam pengelolaan dan optimalisasi aset strategis nasional.
Dengan pembenahan fasilitas dan pengembangan kawasan yang lebih terintegrasi, GBK berpotensi menjadi destinasi yang tidak hanya ramai saat kegiatan olahraga berlangsung, tetapi juga menjadi pusat aktivitas masyarakat dan tujuan wisata yang aktif sepanjang tahun.
Revitalisasi juga dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi pendukung seperti perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro dan menengah di sekitar kawasan. Meningkatnya jumlah pengunjung berpotensi menciptakan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain menarik wisatawan domestik, pengembangan kawasan dengan konsep modern dan berkelas internasional juga diharapkan mampu meningkatkan minat wisatawan mancanegara. Keberadaan fasilitas yang representatif dapat memperkuat posisi Indonesia dalam penyelenggaraan berbagai agenda berskala regional maupun internasional.
Sejumlah pihak menilai keberhasilan revitalisasi nantinya tidak hanya diukur dari peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga dari keberlanjutan pengelolaan kawasan, kenyamanan masyarakat, serta manfaat ekonomi jangka panjang yang dihasilkan.
Dengan pengembangan yang tepat, GBK dinilai berpotensi menjadi salah satu ikon yang memperkuat citra Indonesia sebagai negara dengan infrastruktur modern sekaligus destinasi yang menarik bagi wisatawan.