Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika Group, Ramses Sitorus, menilai tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam bidang pemberantasan korupsi merupakan indikator kuat bahwa publik mulai merasakan keseriusan pemerintah dalam menegakkan hukum dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih.
Menurut Ramses, angka kepuasan masyarakat yang mencapai 68,2 persen menunjukkan adanya kepercayaan yang cukup tinggi terhadap langkah-langkah yang telah diambil pemerintah dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi di berbagai sektor.
Ia menilai capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran dalam mendorong transparansi serta penegakan hukum tanpa pandang bulu.
“Angka kepuasan sebesar 68,2 persen merupakan sinyal positif bahwa masyarakat melihat adanya keseriusan pemerintah dalam memberantas korupsi. Kepercayaan publik ini harus dijaga melalui kerja nyata dan konsistensi dalam penegakan hukum,” ujar Ramses Sitorus dalam keterangannya, Jumat (12/6).
Ia mengatakan bahwa korupsi masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan nasional. Oleh karena itu, pemerintah perlu terus memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan akuntabilitas lembaga negara, serta memastikan setiap dugaan tindak pidana korupsi diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Ramses menilai masyarakat saat ini semakin kritis dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Karena itu, setiap langkah yang menunjukkan komitmen terhadap pemberantasan korupsi akan mendapatkan perhatian dan apresiasi dari publik.
Sebaliknya, apabila terjadi pembiaran terhadap praktik-praktik koruptif, tingkat kepercayaan masyarakat dapat menurun.
Menurutnya, keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa, termasuk masyarakat sipil, akademisi, media, dan dunia usaha. Sinergi tersebut diperlukan untuk menciptakan budaya antikorupsi yang kuat dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Ramses mengapresiasi berbagai upaya pemerintah dalam memperkuat tata kelola birokrasi dan meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara.
Ia berharap langkah-langkah tersebut dapat mempersempit ruang terjadinya penyimpangan yang merugikan keuangan negara dan masyarakat.
“Korupsi adalah musuh bersama yang harus dilawan secara konsisten. Kami berharap pemerintahan Prabowo-Gibran terus memperkuat langkah-langkah pencegahan dan penindakan sehingga kepercayaan masyarakat yang telah terbentuk dapat semakin meningkat,” katanya.
Ramses juga mengingatkan bahwa tingginya tingkat kepuasan publik tidak boleh membuat semua pihak cepat berpuas diri. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Di akhir keterangannya, Ramses menegaskan bahwa dukungan masyarakat terhadap agenda pemberantasan korupsi merupakan modal penting bagi pemerintah untuk terus melakukan reformasi dan perbaikan di berbagai sektor.
Ia optimistis, dengan komitmen yang kuat dari pemerintah serta partisipasi aktif masyarakat, upaya pemberantasan korupsi di Indonesia dapat berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional.