Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliasni Anti Narkoba dan Tindak Korupsi anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto terkait percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di wilayah Sumatera. Hingga awal Mei 2026, progres pembangunan huntara telah mencapai angka 93 persen dari total target yang direncanakan.
Ramses menilai capaian tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam merespons kebutuhan mendesak para korban bencana. Dalam waktu kurang dari tiga bulan, pemerintah berhasil membangun sebanyak 19.169 unit dari total rencana 20.473 unit huntara yang tersebar di berbagai wilayah terdampak.
“Langkah cepat ini patut diapresiasi karena hunian sementara merupakan kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi pascabencana. Keberadaan huntara tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal sementara, tetapi juga sebagai sarana pemulihan psikologis bagi para pengungsi,” ujar Ramses Sitorus dalam keterangannya, Rabu (6/5).
Ramses mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat sekitar 7 persen pembangunan yang belum terselesaikan. Pembangunan yang tersisa tersebut saat ini terkonsentrasi di Provinsi Aceh, yang menghadapi sejumlah tantangan teknis dan geografis dalam proses pengerjaannya.
Pemerintah, lanjut Ramses, telah menjadikan percepatan penyelesaian pembangunan huntara sebagai prioritas utama. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh korban bencana dapat segera menempati hunian yang layak selama masa transisi sebelum berpindah ke hunian tetap (huntap).
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya dalam mempercepat penyelesaian proyek tersebut. Sinergi yang kuat dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam penanganan pascabencana secara menyeluruh.
Selain itu, Ramses berharap agar kualitas pembangunan tetap menjadi perhatian utama, meskipun dikejar oleh target waktu. Huntara yang dibangun harus memenuhi standar keamanan dan kenyamanan agar dapat digunakan secara optimal oleh para pengungsi.
“Dengan capaian yang telah diraih sejauh ini, ïa optimistis pemerintah mampu menuntaskan sisa pembangunan dalam waktu dekat. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya pemulihan pascabencana demi kesejahteraan para korban,” tambahnya.
Apresiasi yang disampaikan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus bekerja secara maksimal dalam menghadirkan solusi cepat dan tepat bagi masyarakat yang terdampak bencana di Indonesia.