Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang berkomitmen untuk memperluas pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga ke luar negeri, khususnya di Arab Saudi.
Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting yang tidak hanya menjangkau warga negara Indonesia di dalam negeri, tetapi juga memperhatikan nasib generasi penerus bangsa yang berada di perantauan.
Menurut Ramses, kehadiran program MBG di Arab Saudi memiliki urgensi yang sangat besar, mengingat jumlah anak-anak Indonesia yang bersekolah di wilayah tersebut cukup signifikan, terutama di kota Jeddah.
Sebagai salah satu pusat pemukiman warga negara Indonesia, Jeddah menjadi rumah bagi ribuan keluarga, dan sebagian besar anak-anak yang bersekolah di sana merupakan anak-anak dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah berbakti dan menyumbangkan tenaganya untuk negara.
“Kita semua tahu betapa beratnya perjuangan para PMI di luar negeri. Mereka bekerja keras demi masa depan keluarga dan anak-anaknya. Oleh karena itu, perhatian negara terhadap pemenuhan gizi anak-anak mereka adalah bentuk penghargaan nyata atas jasa-jasa mereka,” ujar Ramses dalam keterangannya, Selasa (2/6).
Ia menegaskan bahwa anak-anak PMI adalah bagian dari aset bangsa yang harus dipastikan mendapatkan haknya atas gizi yang baik dan pendidikan yang layak, di mana pun mereka berada.
Lebih lanjut, Ramses menjelaskan bahwa selama ini banyak tantangan yang dihadapi anak-anak PMI di luar negeri, mulai dari penyesuaian budaya hingga keterbatasan akses terhadap layanan publik yang setara dengan yang ada di Indonesia.
Adanya program MBG di sekolah-sekolah Indonesia di Arab Saudi diharapkan dapat menjadi solusi strategis untuk menjamin asupan gizi harian anak-anak tersebut, sehingga mereka dapat tumbuh kembang secara optimal dan memiliki konsentrasi belajar yang baik.
Langkah yang diambil oleh Dadan Hindayana ini juga dinilai sejalan dengan semangat kebijakan luar negeri Indonesia yang mengutamakan perlindungan dan kesejahteraan warga negara di luar negeri.
Ramses berharap, BGN dapat berkoordinasi secara erat dengan Perwakilan Republik Indonesia di Arab Saudi, Kementerian Luar Negeri, serta instansi terkait lainnya guna memastikan kelancaran persiapan, pelaksanaan, dan pemantauan program ini agar berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kami berharap rencana mulia ini segera dapat diwujudkan. Kehadiran MBG di Arab Saudi akan menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dan peduli pada setiap warganya, tanpa terkecuali, baik yang berada di tanah air maupun di tanah orang. Ini adalah langkah bersejarah dalam menjamin keadilan akses gizi bagi seluruh anak bangsa,” tambahnya.
Antartika sendiri menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan membantu sosialisasi program ini kepada masyarakat Indonesia di Arab Saudi, agar manfaatnya dapat dipahami dengan baik dan diterima secara luas oleh para orang tua, khususnya para PMI.
Dukungan dari berbagai pihak dianggap sangat diperlukan agar perluasan jangkauan program MBG ini menjadi keberhasilan bersama dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan tangguh.
Sebagai penutup, Ramses kembali menegaskan pentingnya konsistensi pemerintah dalam menjalankan mandat pemenuhan gizi nasional.
Apresiasi yang disampaikan ini sekaligus menjadi dorongan agar BGN terus berinovasi dan memperluas cakupan layanannya, tidak hanya terpusat di wilayah utama, tetapi juga hingga ke daerah-daerah terpencil dan komunitas Indonesia yang ada di luar negeri.