Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika Group, Ramses Sitorus, menyatakan dukungannya terhadap gagasan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan penguatan koperasi sebagai salah satu solusi strategis dalam mewujudkan Ekonomi Pancasila 2026.
“Koperasi merupakan instrumen ekonomi yang sejalan dengan semangat gotong royong dan pemerataan kesejahteraan yang menjadi dasar pembangunan nasional,” ungkap Ramses Sitorus dalam keterangannya, Selasa (2/6).
Ramses menilai bahwa koperasi memiliki peran penting dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat. Di tengah tantangan ekonomi global dan persaingan usaha yang semakin ketat, koperasi dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas, memperluas akses permodalan, serta memperkuat daya saing usaha kecil dan menengah.
Menurutnya, langkah Presiden Prabowo untuk mendorong kebangkitan koperasi merupakan kebijakan yang tepat karena mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam kegiatan ekonomi.
“Dengan sistem yang berbasis kebersamaan, koperasi dinilai mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan merata,” tambahnya.
Ramses juga menegaskan bahwa koperasi tidak boleh lagi dipandang sebagai lembaga ekonomi konvensional yang tertinggal oleh perkembangan zaman.
Sebaliknya, koperasi harus didorong untuk bertransformasi menjadi organisasi yang modern, profesional, dan memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan efisiensi serta pelayanan kepada anggotanya.
Ia menambahkan bahwa penguatan koperasi akan memberikan dampak positif bagi berbagai sektor ekonomi, termasuk pertanian, perikanan, perdagangan, dan industri kreatif.
Dengan dukungan pemerintah yang kuat, koperasi dapat menjadi penghubung antara pelaku usaha kecil dengan pasar yang lebih luas sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Menurut Ramses, konsep Ekonomi Pancasila yang menempatkan rakyat sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini.
“Koperasi dapat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan sekaligus mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah dan antarkelompok masyarakat,” Sambungnya.
Lebih lanjut, ia berharap pemerintah terus memberikan pendampingan, pelatihan, serta akses pembiayaan yang memadai bagi koperasi di seluruh Indonesia.
Dengan dukungan tersebut, koperasi tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi nasional yang berdaya saing tinggi.
Ramses juga mengajak generasi muda untuk mulai melihat koperasi sebagai peluang dan sarana berwirausaha yang menjanjikan.
Menurutnya, keterlibatan anak muda akan membawa inovasi baru yang dapat mempercepat transformasi koperasi menjadi lembaga ekonomi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
Di akhir keterangannya, Ramses menegaskan bahwa dukungannya terhadap kebijakan Presiden Prabowo dalam memperkuat koperasi merupakan bentuk komitmen untuk mendorong terciptanya ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Ia optimistis bahwa melalui penguatan koperasi sebagai pilar Ekonomi Pancasila 2026, Indonesia dapat membangun sistem ekonomi yang lebih kuat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.