Jakarta, Antartika Media Indonesia – Penghentian sementara pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa tertentu dinilai menimbulkan dampak terhadap sejumlah pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program di lapangan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kondisi para pengelola dapur yang selama ini menjalankan operasional dan distribusi dalam mendukung program tersebut.
Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus menilai kebijakan penghentian sementara perlu dievaluasi secara menyeluruh agar dampak yang muncul tidak berpengaruh terhadap keberlangsungan pelaksana program. Menurutnya, pengelola dapur menjadi salah satu elemen penting yang harus diperhatikan karena mereka menjalankan fungsi utama dalam proses penyediaan makanan.
Ketum Antartika menyampaikan bahwa banyak pengelola dapur telah menyiapkan berbagai kebutuhan operasional mulai dari tenaga kerja, penyediaan bahan baku, pengadaan peralatan, hingga biaya pendukung lainnya. Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan persoalan ketika kegiatan berhenti sementara sementara sebagian biaya operasional tetap berjalan.
“Dampak penghentian sementara MBG perlu menjadi perhatian bersama. Kami meminta BGN melakukan evaluasi terhadap kebijakan ini dan mencari solusi bagi pengelola dapur yang terdampak,” ujar Ketum Antartika, Senin (22/6).
Menurutnya, evaluasi penting dilakukan agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik dan tidak menimbulkan persoalan baru di tingkat pelaksana. Ia menilai keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kebijakan pusat, tetapi juga pada kesiapan dan keberlanjutan pelaksana di lapangan.
Ketum Antartika juga berharap Badan Gizi Nasional (BGN) dapat membuka ruang komunikasi dengan para pengelola dapur untuk mendengarkan secara langsung berbagai kendala yang dihadapi. Dengan pendekatan tersebut, solusi yang dihasilkan dinilai akan lebih sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
Ia menambahkan bahwa pemerintah perlu mempertimbangkan skema dukungan atau kebijakan transisi agar para pengelola tetap dapat menjaga operasional mereka. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan program dapat kembali berjalan optimal ketika masa penghentian sementara berakhir.
Lebih lanjut, Ketum Antartika menekankan bahwa tujuan utama program MBG adalah memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. Oleh karena itu, seluruh kebijakan pendukung perlu dirancang secara seimbang agar tidak hanya menjaga efisiensi program, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan para pelaksana yang terlibat di dalamnya.