Bogor, Antartika Media Indonesia – Kegiatan syukuran Dapur SPPG Margajaya IV yang berlokasi di Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Senin, 27 April 2026, pukul 16.00 Wib berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana kebersamaan.
Acara ini menjadi momentum penting dalam mendukung program peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya perwakilan Polresta Bogor Kota, Koramil 06/04 Bogor Barat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak Kecamatan Bogor Barat, Kelurahan Margajaya, para kepala sekolah, serta seluruh relawan SPPG Margajaya IV. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan dukungan bersama terhadap keberlangsungan program dapur gizi di wilayah tersebut.
Ketua Umum Antartika Group, Ramses Sitorus, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dapur Margajaya IV merupakan bagian dari upaya nyata dalam mendukung program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, yang berfokus pada peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
“Kehadiran dapur ini bukan sekadar fasilitas, tetapi juga sebagai bentuk komitmen sosial untuk masa depan generasi bangsa,” ucap Ramses Sitorus dalam sambutannya, Senin (27/4).
Ramses juga menekankan bahwa selain berperan dalam pemenuhan gizi, dapur SPPG Margajaya IV diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, keberadaan dapur ini dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga.
Sementara itu, perwakilan dari Koramil 06/04 Bogor Barat yang diwakili oleh Mayor Phian R menyampaikan pentingnya pengelolaan distribusi manfaat dari dapur SPPG secara merata.
Ia berharap dengan semakin banyaknya dapur yang hadir di wilayah Kelurahan Margajaya, pembagian porsi kepada penerima manfaat dapat dilakukan secara seimbang agar tidak terjadi ketimpangan.
Mayor Phian R juga menegaskan bahwa koordinasi antar pihak sangat diperlukan untuk memastikan program ini berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan relawan untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam menjalankan program tersebut.
Di sisi lain, perwakilan dari Polresta Bogor Kota menyoroti aspek teknis yang perlu diperhatikan dalam operasional dapur, khususnya terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Hal ini dinilai penting untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memastikan kegiatan dapur tidak menimbulkan dampak negatif bagi sekitar.
Selain itu, pihak kepolisian juga menekankan pentingnya adanya mekanisme komplain atau masukan dari para siswa dan pihak sekolah sebagai penerima manfaat.
Dengan adanya komunikasi dua arah, diharapkan kualitas layanan dapur SPPG dapat terus ditingkatkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Acara syukuran ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar Dapur Margajaya IV bisa beroperasi secara optimal, memberikan manfaat berkelanjutan, serta menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mendukung program peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, pemotongan tumpeng, serta inspeksi dapur.