JAKARTA, Antarika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus, menyambut baik pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila ke-81 yang akan digelar di Gedung Pancasila, Taman Pejambon, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026). Menurut Ramses, momentum tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ramses mengungkapkan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan nasional tersebut. Kehadiran langsung kepala negara dinilai menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.
Menurut Ramses, peringatan Hari Kelahiran Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat persatuan nasional di tengah berbagai tantangan global dan dinamika sosial yang berkembang. Ia menilai nilai-nilai Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam setiap kebijakan pembangunan nasional.
“Kembali ke tempat di mana semuanya bermula, kami ingin mengingatkan seluruh elemen bangsa akan akar dan jati diri kita. Memiliki Presiden Prabowo sebagai inspektur upacara di lokasi bersejarah ini menjadi simbol kuat bahwa pemerintahan ini berdiri tegak di atas nilai-nilai luhur Pancasila,” ujar Ramses, Sabtu (30/5).
Lebih lanjut, Ramses mengatakan bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo dalam upacara tersebut menjadi simbol penting bahwa pemerintah menempatkan Pancasila sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Hal ini sekaligus memberikan pesan kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial.
Menurut Ramses, peringatan ke-81 ini mengangkat tema yang menekankan pada pengamalan nyata nilai-nilai Pancasila di segala bidang kehidupan. Di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang, Pancasila dipandang sebagai satu-satunya jalan dan perekat yang mampu menyatukan jutaan rakyat Indonesia yang berbeda suku, agama, ras, dan budaya.
“Tantangan zaman semakin berat, mulai dari pengaruh budaya asing hingga berita bohong yang memecah belah. Oleh karena itu, peringatan tahun ini menjadi momen krusial untuk mempertegas kembali bahwa tidak ada tempat bagi paham atau ideologi lain selain Pancasila di negara ini,” tegas Ramses.
Ramses menambahkan bahwa seluruh komponen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keutuhan bangsa. Pancasila, kata dia, telah terbukti menjadi perekat keberagaman Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, budaya, dan bahasa.
Di akhir keterangannya, Ramses berharap peringatan Hari Kelahiran Pancasila ke-81 dapat menjadi momentum refleksi nasional untuk memperkuat komitmen kebangsaan. Ia optimistis di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, semangat Pancasila akan terus menjadi landasan dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berdaulat.