Jakarta, Antartika Media Indonesia – Rencana restrukturisasi besar-besaran terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Danantara terus menjadi perhatian berbagai kalangan. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, dan meningkatkan daya saing perusahaan negara.
Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus, menyatakan dukungannya terhadap langkah Danantara yang melakukan restrukturisasi terhadap ribuan entitas BUMN. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis dalam menciptakan perusahaan negara yang lebih efektif dan kompetitif.
Ramses menilai jumlah entitas BUMN yang besar berpotensi menimbulkan tantangan dalam aspek koordinasi, pengawasan, dan efektivitas pengelolaan aset. Oleh karena itu, proses penataan dan konsolidasi dinilai penting agar struktur perusahaan menjadi lebih terfokus.
“Kami mendukung langkah restrukturisasi yang dilakukan Danantara. Tujuan utamanya bukan hanya merampingkan jumlah perusahaan, tetapi juga memperkuat kinerja dan tata kelola BUMN secara menyeluruh,” ujar Ramses Sitorus, Rabu (17/6).
Menurutnya, transformasi BUMN harus diarahkan pada peningkatan kualitas pengelolaan perusahaan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi yang semakin dinamis. Struktur yang lebih efisien dinilai dapat mempercepat proses pengambilan keputusan dan meningkatkan produktivitas.
Ia juga menilai restrukturisasi dapat membantu mengurangi potensi tumpang tindih fungsi antarentitas, sekaligus mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan aset negara.
Meski mendukung langkah tersebut, Ramses menekankan bahwa pelaksanaan restrukturisasi perlu dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan keberlangsungan bisnis dan dampaknya terhadap sumber daya manusia yang terlibat.
Ke depan, ia berharap transformasi yang dilakukan melalui Danantara dapat menciptakan BUMN yang lebih sehat, profesional, dan memiliki kemampuan lebih besar untuk berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.