Jakarta, Antartika Media Indonesia – Penghentian sementara operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama masa libur menimbulkan berbagai dampak bagi para relawan dan pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program di lapangan.
Kondisi tersebut dinilai memunculkan kekhawatiran, terutama terkait keberlangsungan ekonomi para relawan yang selama ini menggantungkan aktivitasnya pada operasional layanan tersebut.
Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus, menyoroti dampak ekonomi yang dirasakan para relawan akibat penghentian operasional sementara tersebut.
Menurutnya, kebijakan yang diterapkan selama masa libur perlu dikaji lebih mendalam agar tidak menimbulkan beban baru bagi pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program.
“Para relawan saat ini menghadapi kondisi yang cukup berat. Penghentian operasional sementara membuat sebagian dari mereka mengalami tekanan ekonomi selama masa libur berlangsung,” ujar Ramses Sitorus di Jakarta, Selasa (23/6).
Ia menjelaskan bahwa para relawan dan pihak pendukung di lapangan memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan program pelayanan pemenuhan gizi. Karena itu, menurutnya aspek kesejahteraan mereka juga perlu menjadi perhatian dalam setiap kebijakan yang diambil.
Ramses menilai keberhasilan suatu program tidak hanya diukur dari capaian pelaksanaannya, tetapi juga dari kemampuan menjaga keberlanjutan seluruh elemen yang terlibat.
Ia mengatakan relawan merupakan bagian penting yang membantu memastikan program dapat berjalan dengan baik hingga menjangkau masyarakat.
Selain itu, ia berharap adanya evaluasi terkait mekanisme operasional selama periode libur agar dampak ekonomi terhadap relawan dapat diminimalkan.
Menurutnya, diperlukan solusi yang mampu menjaga keseimbangan antara efektivitas kebijakan dengan kondisi para pelaksana di lapangan.
Ia juga mendorong adanya komunikasi yang lebih intensif antara pengelola program, mitra, dan pihak terkait agar persoalan yang dihadapi relawan dapat segera dicarikan jalan keluar. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjaga semangat dan keberlangsungan pelaksanaan program.
Ramses berharap langkah-langkah solusi dapat segera ditemukan sehingga para relawan tidak terus berada dalam tekanan ekonomi, sekaligus memastikan program tetap dapat berjalan dengan baik sesuai tujuan utamanya untuk melayani kebutuhan masyarakat.