Jakarta, Antartika Media Indonesia – Rencana Danantara Indonesia untuk menyatukan seluruh hotel BUMN dalam pengelolaan terpadu melalui InJourney Hospitality dinilai menjadi bagian penting reformasi pengelolaan aset negara.
Ketua Umum Antartika Indonesia, Ramses Sitorus menyebut kebijakan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem bisnis BUMN yang lebih sehat dan modern.
Menurut Ramses, selama ini banyak aset negara belum memberikan hasil maksimal karena dikelola secara terfragmentasi oleh berbagai entitas berbeda.
“Kami melihat langkah Danantara ini sebagai bagian dari reformasi besar pengelolaan aset negara. Hotel-hotel BUMN harus dikelola secara profesional dan terintegrasi,” tegas Ramses Sitorus, Senin (29/6).
Ia menilai penyatuan manajemen akan menciptakan sistem pengawasan lebih kuat sekaligus memperkecil pemborosan anggaran di sektor perhotelan negara.
Ia menambahkan transformasi BUMN memang membutuhkan keberanian dalam melakukan konsolidasi agar aset negara tidak berjalan secara terpisah-pisah.
Ramses berharap kebijakan tersebut menjadi model bagi sektor BUMN lainnya untuk melakukan pembenahan serupa demi meningkatkan nilai ekonomi aset negara.