Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika Group, Ramses Sitorus, mengapresiasi pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, yang menegaskan bahwa informasi mengenai penyetopan dana operasional untuk dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah hoaks.
Menurut Ramses, klarifikasi tersebut penting untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat dan para pelaksana program di lapangan.
Ramses mengatakan bahwa penjelasan dari Kepala BGN menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga transparansi dalam pelaksanaan Program MBG yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Ia menilai informasi yang akurat sangat diperlukan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum tentu benar.
“Pernyataan Ibu Nanik yang menegaskan bahwa dana operasional tidak dihentikan patut diapresiasi. Klarifikasi ini penting agar tidak muncul keresahan di kalangan pengelola dapur maupun masyarakat penerima manfaat Program MBG,” ujar Ramses dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).
Menurut Ramses, penjelasan bahwa dana operasional dapur telah ditransfer mulai Jumat pekan lalu hingga Senin kemarin membuktikan bahwa proses pendanaan program tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Dengan demikian, kegiatan pelayanan pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat dapat terus berlangsung tanpa hambatan.
Ia menilai penyebaran informasi yang tidak benar mengenai penghentian dana operasional berpotensi mengganggu kepercayaan publik terhadap Program MBG. Padahal, program tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi jutaan peserta didik dan kelompok penerima manfaat lainnya di berbagai daerah.
Ramses juga mengajak seluruh pihak untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi terkait program-program pemerintah. Menurutnya, setiap informasi sebaiknya diverifikasi terlebih dahulu kepada instansi yang berwenang agar tidak menimbulkan kebingungan maupun keresahan di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, ia menyampaikan dukungannya kepada BGN agar terus meningkatkan komunikasi publik terkait pelaksanaan Program MBG. Keterbukaan informasi, kata Ramses, akan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus meminimalkan munculnya berbagai spekulasi yang dapat menghambat jalannya program.
Ramses menegaskan bahwa Program MBG memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat bersama-sama menjaga keberlangsungan program dengan menyampaikan informasi yang benar dan bertanggung jawab.
Di akhir keterangannya, Ramses berharap Program MBG dapat terus berjalan dengan baik dan menjangkau semakin banyak masyarakat. Ia optimistis, dengan dukungan pemerintah, BGN, serta seluruh pihak terkait, program tersebut akan memberikan kontribusi besar dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.