Jakarta, Antartika Media Indonesia – Keputusan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menghentikan pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) mendapat perhatian dari berbagai pihak. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya evaluasi agar program dapat berjalan lebih baik dan sesuai tujuan awal yang telah ditetapkan.
Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus, menyatakan dukungannya terhadap langkah Menteri Pertahanan yang melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, evaluasi merupakan hal yang wajar dalam setiap program berskala nasional.
Ramses mengatakan bahwa setiap kebijakan tentu membutuhkan proses penyempurnaan agar pelaksanaannya di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat maksimal.
“Kami mendukung langkah Menteri Pertahanan dalam melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Latsarmil SPPI. Evaluasi bukan berarti program gagal, tetapi justru menjadi pembelajaran agar ke depan lebih baik,” ujar Ramses Sitorus, Selasa (30/6).
Menurutnya, program SPPI memiliki tujuan yang baik dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Ia menilai evaluasi yang dilakukan juga dapat menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh peserta SPPI agar mampu melihat pentingnya adaptasi, kedisiplinan, serta peningkatan kualitas dalam setiap proses pendidikan dan pelatihan.
Ramses berharap hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah nantinya dapat melahirkan sistem yang lebih matang, baik dari sisi kurikulum, metode pelatihan, hingga pelaksanaan di lapangan.
Menurutnya, langkah evaluatif yang dilakukan pemerintah harus dipandang sebagai bentuk tanggung jawab dalam memastikan setiap program nasional benar-benar berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.