Jakarta, Antartika Media Indoensia – Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto atas komitmennya untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2027.
Menurutnya, target tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok yang menjadi sasaran program.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu kebijakan strategis yang memiliki dampak jangka panjang terhadap pembangunan nasional. Pemenuhan kebutuhan gizi sejak dini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan, kecerdasan, serta produktivitas generasi penerus bangsa,” tegas Ramses Sitorus di Jakarta, Minggu (12/7).
Menurutnya, komitmen Presiden Prabowo untuk memperluas cakupan program hingga seluruh Indonesia pada 2027 patut mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Keberhasilan program tersebut, kata dia, membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat agar pelaksanaannya berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ketum Antartika juga berharap implementasi Program MBG tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan yang baik. Dengan tata kelola yang optimal, program tersebut diyakini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi nasional.
Selain itu, ia mendorong agar pelaksanaan program turut melibatkan pelaku usaha lokal, petani, nelayan, dan pelaku UMKM sebagai bagian dari rantai pasok kebutuhan pangan. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah.
Ketum Antartika berharap target pemerataan Program Makan Bergizi Gratis pada 2027 dapat direalisasikan sesuai rencana. “Kami optimistis, dengan komitmen pemerintah dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, program tersebut akan menjadi salah satu kebijakan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.