Jakarta, Antartika Media Indonesia – Sorotan media asing terhadap kondisi ekonomi Indonesia belakangan menjadi perhatian berbagai kalangan. Beragam analisis yang muncul terkait pertumbuhan ekonomi, investasi, hingga tantangan global memunculkan tanggapan dari sejumlah pihak mengenai pentingnya menyikapi kritik secara konstruktif.
Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus, menilai kritik yang disampaikan media asing terhadap kondisi ekonomi Indonesia tidak perlu dipandang sebagai ancaman ataupun sesuatu yang harus direspons secara berlebihan. Menurutnya, berbagai pandangan tersebut justru dapat dijadikan momentum untuk melakukan pembenahan.
Ramses mengatakan bahwa pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang terbuka terhadap kritik dan masukan. Ia menilai setiap sorotan, baik dari dalam maupun luar negeri, dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas kebijakan pemerintah.
“Kritik harus menjadi momentum pembenahan, bukan dipandang sebagai hambatan. Justru dengan adanya masukan, pemerintah memiliki ruang untuk melihat apa yang perlu diperbaiki agar kebijakan yang dijalankan semakin efektif,” ujar Ramses Sitorus di Lampung, Rabu (17/6).
Menurut Ramses, tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia saat ini dipengaruhi berbagai faktor, baik kondisi domestik maupun dinamika ekonomi global. Karena itu, dibutuhkan langkah-langkah strategis yang adaptif agar stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional dapat terus terjaga.
Ia juga menyatakan dukungannya terhadap sikap Presiden Prabowo yang memandang kritik sebagai bagian dari proses evaluasi dalam menjalankan pemerintahan. Menurutnya, keterbukaan terhadap berbagai pandangan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Lebih lanjut, Ramses menilai fokus utama saat ini bukan pada perdebatan terhadap kritik yang muncul, melainkan bagaimana pemerintah dapat mengambil pelajaran dari berbagai masukan yang ada dan menerjemahkannya menjadi kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Ia berharap seluruh elemen bangsa dapat bersama-sama mendukung upaya pembangunan nasional, sekaligus tetap memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun demi mendorong kemajuan Indonesia di masa mendatang.