Jakarta, Antartika Media Indonesia – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melaksanakan rangkaian kunjungan kerja ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua dalam rangka meninjau berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Dalam perjalanan kali ini, Wapres mengajak serta lima orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia untuk turut mendampingi kegiatan tersebut.
Langkah ini mendapat perhatian positif dari berbagai kalangan. Ketua Umum Organisasi Antartika, Ramses Sitorus, menilai keikutsertaan mahasiswa dalam kunjungan kerja pejabat tinggi negara merupakan terobosan yang sangat baik dan perlu didukung sepenuhnya.
“Mengajak mahasiswa ikut serta dalam perjalanan dinas ke daerah terpencil seperti NTT dan Papua bukanlah hal yang biasa. Tujuannya jelas, agar mereka tidak hanya membaca laporan atau mendengar cerita semata, tapi bisa melihat dan merasakan langsung kondisi yang sebenarnya ada di lapangan,” ujar Ramses dalam keterangannya, Kamis (18/6).
Menurutnya, pengalaman melihat langsung akan membuka wawasan dan cara pandang mahasiswa selaku calon pemimpin masa depan. Mereka bisa mengetahui tantangan apa saja yang dihadapi masyarakat daerah, mulai dari akses pendidikan, kesehatan, hingga ketersediaan infrastruktur dan kebutuhan pokok sehari-hari.
“Dengan melihat sendiri, apa yang mereka pelajari di bangku kuliah akan terhubung dengan kenyataan. Ini akan melahirkan gagasan-gagasan yang lebih nyata dan sesuai kebutuhan bangsa, bukan sekadar teori di atas kertas,” tambahnya.
Ia berharap para mahasiswa tersebut bisa menyampaikan apa yang mereka lihat kepada teman-temannya di kampus. Hal ini akan membangun pemahaman yang lebih luas di kalangan generasi muda tentang kondisi Indonesia yang beragam dan membutuhkan perhatian bersama.
“Langkah Wapres ini sangat tepat. Mari dukung agar semakin banyak mahasiswa yang diberi kesempatan serupa. Semakin mereka tahu kondisi sebenarnya, semakin besar semangat mereka untuk berkontribusi membangun negeri ini dari ujung barat hingga timur,” tutup Ramses.