Jakarta, Antartika Media Indonesia – Upaya pemerintah memperkuat posisi keuangan dan daya tarik perekonomian Indonesia kembali menunjukkan hasil positif. Di bawah kepemimpinan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Rosan Roeslani, penerbitan obligasi global yang dilakukan oleh lembaga keuangan negara DANANTARA berhasil diserap pasar dengan sangat baik, bahkan dikatakan laris manis melebihi target yang ditetapkan.
Respons positif dari kalangan investor internasional ini menjadi sorotan berbagai pihak, termasuk organisasi pengawas dan pendukung iklim usaha di tanah air. Ketua Umum Organisasi Antartika, Ramses Sitorus, menilai keberhasilan ini tidak terjadi secara kebetulan, melainkan buah dari kerja keras dan strategi yang matang dalam menjalin komunikasi dengan dunia usaha global.
“Kinerja yang ditunjukkan Menteri Rosan patut diapresiasi. Obligasi global DANANTARA yang laris terjual itu bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan nyata bahwa kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi dan stabilitas Indonesia berada di tingkat yang sangat baik,” tegas Ramses dalam keterangannya, Kamis (18/6).
Ia menjelaskan bahwa obligasi global menjadi salah satu instrumen penting untuk mendapatkan pendanaan sekaligus mengukur seberapa besar keyakinan pihak luar terhadap prospek suatu negara. Ketika permintaannya tinggi, artinya risiko yang dinilai pasar rendah dan masa depan perekonomian dianggap menjanjikan.
“Dunia tidak akan mengucurkan dana dalam jumlah besar jika tidak melihat jaminan dan harapan yang jelas. Keberhasilan ini membuktikan bahwa langkah-langkah perbaikan iklim investasi yang dilakukan pemerintah sudah terbaca positif oleh komunitas keuangan internasional,” tambahnya.
Ramses berharap momentum ini dapat dijaga dan ditingkatkan. Kepercayaan yang sudah dibangun tidak boleh disia-siakan, melainkan harus diikuti dengan kinerja nyata dalam mengelola dana yang masuk serta memperluas peluang usaha bagi semua pihak.
“Semoga keberhasilan ini menjadi modal untuk menarik lebih banyak investasi langsung ke berbagai sektor strategis. Semakin tinggi kepercayaan, semakin besar manfaatnya bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” pungkasnya.