Jakarta, Antartika Media Indonesia – Langkah Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ketua Umum Antartika Indonesia, Ramses Sitorus.
Rencana pengurangan entitas BUMN dari sekitar 1.000 perusahaan menjadi hanya 250 entitas dinilai sebagai langkah berani yang dibutuhkan untuk memperbaiki tata kelola perusahaan negara agar lebih efisien dan produktif.
Ramses menilai selama ini terlalu banyak entitas BUMN yang justru membebani negara karena tidak produktif, tumpang tindih fungsi, serta menimbulkan pemborosan anggaran.
“Sudah saatnya pemerintah melakukan evaluasi total terhadap BUMN yang tidak memberikan kontribusi maksimal. Kami mendukung penuh langkah Presiden Prabowo melakukan efisiensi besar-besaran,” ujar Ramses Sitorus, Senin (29/6).
Menurutnya, Presiden Prabowo sedang menunjukkan komitmen kuat untuk membangun sistem ekonomi negara yang lebih sehat dan berorientasi pada hasil nyata.
Ia mengatakan penyederhanaan jumlah BUMN akan membuat pengawasan lebih efektif dan mengurangi praktik birokrasi berlapis yang selama ini memperlambat kinerja perusahaan negara. Ramses berharap reformasi ini menjadi awal lahirnya BUMN yang lebih profesional dan mampu bersaing secara global.