Jakarta, Antartika, Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus, menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Badan Gizi Nasional. Menurut Ramses, lahirnya program tersebut telah membawa dampak besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Ramses menilai berbagai hasutan, fitnah, dan opini negatif yang diarahkan kepada Program MBG maupun kepada Kepala Badan Gizi Nasional justru menjadi indikator bahwa program tersebut berjalan dan memberikan dampak nyata di tengah masyarakat. Ia menduga terdapat oknum-oknum tertentu yang sengaja membangun narasi negatif dan memprovokasi masyarakat agar seolah-olah program tersebut gagal atau tidak berjalan dengan baik.
Menurutnya, upaya tersebut tidak terlepas dari dinamika politik menuju tahun 2029.
“Kalau sebuah program tidak berhasil, biasanya tidak akan banyak diserang. Tetapi ketika program itu mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, maka akan muncul pihak-pihak yang merasa terganggu.
Saya melihat Program MBG ini telah menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang besar, sehingga wajar jika ada pihak tertentu yang mencoba menggiring opini negatif,” ujar Ramses dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Ramses menjelaskan bahwa kehadiran Badan Gizi Nasional telah membuka lapangan pekerjaan baru di berbagai daerah. Menurutnya, banyak masyarakat kini memperoleh peluang usaha dan pekerjaan melalui pengelolaan dapur MBG, distribusi bahan pangan, hingga keterlibatan pelaku UMKM lokal. Selain itu, hasil pertanian, peternakan, dan perikanan masyarakat juga mulai terserap dengan harga yang lebih baik sehingga roda ekonomi di daerah bergerak lebih merata.
Ramses juga mengamati dan survey ke lapangan manfaat langsung program tersebut terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah dan masyarakat kurang mampu. Ia mengaku memahami betul bagaimana kondisi ekonomi masyarakat kecil, karena dirinya pernah merasakan kehidupan keluarga dengan ekonomi pas-pasan.
Menurutnya, tidak semua anak memiliki kesempatan sarapan sebelum berangkat sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga.
“Saya pernah merasakan bagaimana sulitnya kehidupan masyarakat kecil. Ada anak-anak yang berangkat sekolah tanpa sarapan karena orangtuanya belum mampu menyediakan makanan yang cukup. Karena itu, saya sangat mengapresiasi ide dan gagasan Program MBG ini.
Program ini bukan hanya soal makanan gratis, tetapi tentang masa depan generasi bangsa dan pemerataan kesejahteraan,” tegas Ramses.
Ia menambahkan bahwa Program MBG memiliki efek domino yang sangat besar terhadap perekonomian nasional.
Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program tersebut dinilai mampu menggerakkan sektor pertanian, peternakan, perikanan, distribusi logistik, hingga pemberdayaan tenaga kerja lokal.
Ramses berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif yang belum tentu benar dan tetap mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sebagai Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses menegaskan pihaknya akan terus mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada masyarakat kecil dan berdampak positif terhadap pembangunan bangsa.
Ia berharap Program MBG dapat terus berjalan secara berkelanjutan, profesional, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.