Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika Group, Ramses Sitorus menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang akan melibatkan para pakar gizi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Ramses, keterlibatan tenaga ahli gizi menjadi langkah penting agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat optimal bagi anak-anak penerima manfaat.
Ramses menilai program MBG merupakan program strategis pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pembagian makanan, tetapi juga memastikan kualitas kandungan gizi yang diterima oleh anak-anak Indonesia. Karena itu, menurutnya, keterlibatan pakar gizi akan membantu pemerintah dalam menentukan standar menu yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.
“Kami mendukung penuh langkah Wakil Presiden Gibran yang akan melibatkan para pakar gizi dalam program makan bergizi gratis. Dengan adanya keterlibatan ahli gizi, anak-anak penerima manfaat benar-benar mendapatkan asupan gizi yang tepat dan sesuai kebutuhan,” ujar Ramses dalam keterangannya, Kamis (21/5).
Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap keterlibatan pakar gizi bukan berarti merendahkan tenaga ahli gizi yang selama ini telah bertugas di berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurut Ramses, para tenaga gizi di lapangan tetap memiliki peran penting dalam menjalankan operasional program setiap harinya.
Namun demikian, Ramses berpandangan bahwa keterlibatan langsung para pakar dan akademisi di bidang gizi diperlukan untuk memperkuat kualitas program secara nasional. Dengan adanya pengawasan dan masukan dari para ahli, pemerintah dapat memastikan bahwa pelaksanaan MBG tetap berada pada jalur yang tepat dan sesuai sasaran.
“Program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut harus dijaga kualitasnya karena menyangkut masa depan generasi muda Indonesia,” ungkapnya.
Ia menilai keberhasilan program MBG akan berdampak besar terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak di seluruh daerah.
Selain itu, Ramses mengatakan bahwa keterlibatan para pakar gizi juga penting untuk melakukan evaluasi berkala terhadap menu makanan yang diberikan kepada anak-anak. Dengan evaluasi tersebut, program dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan gizi berdasarkan usia, wilayah, dan kondisi kesehatan penerima manfaat.
Ia juga berharap pemerintah terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, organisasi profesi, dan lembaga kesehatan agar program MBG semakin kuat dari sisi ilmiah maupun pelaksanaannya di lapangan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan para ahli akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut.
Di akhir keterangannya, Ramses Sitorus mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya bersama menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas. Ia optimistis dengan keterlibatan para pakar gizi, program MBG akan semakin tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anak-anak Indonesia.