Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika Group, Ramses Sitorus menyatakan dukungannya terhadap langkah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana yang akan melakukan efisiensi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Efisiensi tersebut dilakukan dengan mengurangi pelaksanaan program yang sebelumnya berjalan enam hari dalam sepekan menjadi lima hari.
Menurut Ramses Sitorus, kebijakan efisiensi yang diambil oleh Kepala BGN merupakan langkah realistis di tengah kondisi anggaran yang mengalami pemangkasan. Namun demikian, ia menilai pengurangan hari pelaksanaan tidak boleh mengurangi semangat pemerintah dalam memastikan pemenuhan gizi anak-anak Indonesia tetap berjalan dengan baik.
Ramses menegaskan bahwa program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang memiliki dampak besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang. Menurutnya, program tersebut bukan hanya sekadar pemberian makanan gratis, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.
“Kami dari Antartika Group terus mendukung langkah-langkah yang dikeluarkan oleh Kepala BGN. Program pemberian gizi bagi anak-anak sangat penting karena menyangkut masa depan bangsa. Walaupun ada efisiensi, substansi dari program ini harus tetap berjalan maksimal,” ujar Ramses Sitorus dalam keterangannya, Kamis (21/5).
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap memberikan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis. Menurut Ramses, keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan dukungan dari masyarakat, lembaga swasta, hingga para pelaku usaha di daerah.
“Efisiensi pelaksanaan menjadi lima hari merupakan langkah yang masih dapat diterima selama kualitas makanan, standar gizi, dan distribusi kepada anak-anak tetap dijaga. Ia berharap pemerintah dapat terus melakukan evaluasi agar program tersebut tetap efektif dan tepat sasaran,” tambahnya.
Kepala BGN, Dadan Hindayana sebelumnya menyampaikan bahwa penyesuaian pelaksanaan program dilakukan sebagai bagian dari strategi efisiensi anggaran. Meski terdapat pengurangan hari pelaksanaan, pemerintah memastikan bahwa target utama program untuk meningkatkan asupan gizi anak tetap menjadi prioritas utama.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang diharapkan mampu membantu menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak Indonesia. Program ini juga dinilai memiliki dampak sosial dan ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Ramses Sitorus berharap seluruh pihak tidak melihat efisiensi anggaran sebagai hambatan, melainkan sebagai tantangan untuk tetap menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ia optimistis dengan kerja sama semua pihak, program MBG akan tetap berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi generasi muda Indonesia.