Jakarta, Antartika Media Indonesia – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak siswa dan para guru untuk mulai menguasai serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari persiapan menghadapi perkembangan dunia pendidikan di masa depan.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin cepat menuntut dunia pendidikan untuk mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Gibran menilai teknologi AI telah menjadi bagian penting dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga industri kreatif. Karena itu, pengenalan dan penguasaan teknologi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Wapres mengatakan bahwa pemanfaatan AI di lingkungan pendidikan tidak hanya bertujuan mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mendorong terciptanya sistem pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan mudah diakses.
“Penguasaan teknologi AI harus menjadi bagian dari persiapan kita menghadapi masa depan pendidikan. Siswa dan guru perlu memahami perkembangan teknologi agar mampu bersaing di era digital,” ujar Gibran, Rabu (17/6) di Istana Wakil.Presiden, Rabu (17/6).
Ia menjelaskan bahwa penggunaan AI dapat membantu proses belajar mengajar melalui berbagai cara, seperti personalisasi materi pembelajaran, akses informasi yang lebih luas, hingga peningkatan kreativitas dalam proses pendidikan.
Meski demikian, Wapres juga mengingatkan pentingnya penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Menurutnya, AI seharusnya menjadi alat pendukung dalam meningkatkan kualitas pendidikan, bukan menggantikan peran guru dalam proses pembentukan karakter dan interaksi sosial peserta didik.
Sementara itu, Ketua Umum Antartika Mengapresiasi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka yang mendorong guru dan siswa untuk mengusai AI, sebab diera digital ini murid dan guru harus bisa memanfaatkan teknologi tersebut.
“Kita apresiasi Wapres Gibran yang tiada henti-henti mengingatkan pentingnya AI dalam pembelajaran,” ujar Ramses Sitorus,” ungkap Ramses Sitorus, Rabu (17/6).
Para guru juga didorong untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi digital agar dapat memanfaatkan teknologi secara optimal di lingkungan sekolah. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berkembang sejalan dengan kebutuhan zaman.
Ke depan, pemerintah berharap penguasaan teknologi digital, termasuk AI, dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan generasi yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global di masa mendatang.