Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika Group, Ramses Sitorus, menyatakan dukungannya terhadap kunjungan luar negeri yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral dengan negara-negara sahabat sekaligus memperlihatkan implementasi nyata kebijakan politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi prinsip diplomasi Indonesia.
Menurut Ramses, di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang terus berkembang, peran diplomasi kepala negara menjadi sangat penting untuk menjaga kepentingan nasional.
Kunjungan kenegaraan tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan persahabatan antarnegara, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia.
“Presiden Prabowo melakukan kunjungan ke luar negeri bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi diplomasi untuk memelihara hubungan baik dengan negara-negara sahabat. Langkah ini juga menunjukkan implementasi politik luar negeri bebas aktif yang telah menjadi landasan Indonesia sejak lama,” ujar Ramses dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).
Ramses menjelaskan bahwa politik luar negeri bebas aktif memberikan ruang bagi Indonesia untuk menjalin hubungan dengan berbagai negara tanpa terikat pada blok kekuatan tertentu.
Dengan prinsip tersebut, Indonesia dapat berperan aktif dalam menciptakan perdamaian, stabilitas, serta kerja sama yang saling menguntungkan di tingkat internasional.
Ia menilai kunjungan Presiden Prabowo ke berbagai negara juga menjadi kesempatan untuk memperluas kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, pertahanan, dan teknologi.
“Semakin kuat hubungan diplomatik Indonesia dengan negara lain, semakin besar pula peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan nasional,” tambahnya.
Ramses menambahkan bahwa posisi Indonesia sebagai negara besar di kawasan Asia Tenggara perlu terus diperkuat melalui diplomasi yang aktif dan konstruktif.
Kehadiran Presiden dalam berbagai forum internasional maupun kunjungan bilateral menunjukkan komitmen Indonesia untuk menjadi mitra yang dipercaya dalam berbagai isu global.
Selain itu, ia menilai langkah Presiden Prabowo turut memperkuat citra Indonesia di mata dunia. Melalui pertemuan dengan para pemimpin negara sahabat, Indonesia dapat menyampaikan berbagai potensi yang dimiliki sekaligus memperjuangkan kepentingan nasional dalam berbagai kerja sama strategis.
Ramses juga mengajak masyarakat untuk melihat kunjungan luar negeri Presiden secara objektif sebagai bagian dari tugas kenegaraan. Menurutnya, diplomasi yang dijalankan dengan baik akan memberikan dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja, serta penguatan posisi Indonesia di panggung internasional.
Di akhir keterangannya, Ramses menyatakan optimistis bahwa berbagai kunjungan luar negeri Presiden Prabowo akan semakin memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat.
Ia berharap hasil dari setiap kunjungan tersebut dapat diterjemahkan menjadi kerja sama konkret yang mendukung kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa, sekaligus mempertegas komitmen Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif.