Jakarta, Antartika Media Indonesia – Respons cepat Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam menindaklanjuti tuntutan mahasiswa terkait persoalan masyarakat dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara lembaga legislatif dan kalangan akademisi. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak yang menilai sinergi antar elemen bangsa diperlukan dalam mencari solusi terhadap persoalan masyarakat.
Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus, menilai respons yang ditunjukkan Sufmi Dasco Ahmad menjadi contoh positif dalam membangun hubungan yang lebih terbuka antara DPR dan masyarakat, khususnya mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai penyambung aspirasi publik yang perlu didengar secara serius.
Ramses menyampaikan bahwa mahasiswa selama ini sering menjadi kelompok yang aktif menyuarakan berbagai persoalan sosial, ekonomi, hingga kebijakan publik yang menyentuh kehidupan masyarakat. Karena itu, menurutnya, aspirasi yang disampaikan tidak seharusnya hanya dipandang sebagai kritik semata, tetapi juga masukan yang dapat menjadi bahan evaluasi.
“Kami mengapresiasi langkah cepat Pak Sufmi Dasco Ahmad dalam merespons tuntutan mahasiswa. Ini menunjukkan adanya keterbukaan terhadap suara masyarakat. Ke depan, yang perlu dibangun adalah kolaborasi yang lebih kuat antara DPR dan mahasiswa agar setiap persoalan bisa dibahas secara lebih konstruktif,” ujar Ramses dalam keterangannya, Sabtu (20/6).
Menurutnya, komunikasi yang baik antara lembaga negara dan kelompok mahasiswa dapat membantu mempercepat proses identifikasi persoalan yang terjadi di lapangan. Mahasiswa yang banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat dinilai memiliki perspektif yang dapat membantu proses perumusan kebijakan.
Ia menambahkan bahwa sinergi tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai forum dialog, diskusi terbuka, maupun penyampaian aspirasi yang lebih terstruktur. Dengan cara tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat dikaji secara lebih komprehensif dan menghasilkan rekomendasi yang tepat.
Ramses juga menekankan bahwa keberhasilan sebuah kebijakan tidak hanya bergantung pada proses penyusunan di tingkat pemerintah dan legislatif, tetapi juga pada keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Partisipasi publik, termasuk mahasiswa, dinilai dapat memperkuat legitimasi serta meningkatkan kualitas kebijakan yang dihasilkan.
Ia berharap respons cepat yang telah ditunjukkan Sufmi Dasco Ahmad dapat menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara DPR dan mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi yang terbangun secara baik pada akhirnya akan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan membantu melahirkan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan rakyat.