Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus mendukung Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang menegaskan bahwa pengabdian prajurit TNI tidak semudah membalikan telapak tangan, hal itu disampaikan menhan kepada prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 827/Mahakam Cakti Yudha.
“Pengabdian sebagai prajurit TNI menuntut perjuangan dan dilandasi semangat nasionalisme serta patriotisme untuk mengabdi kepada negara dan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” ungkap Ramses Sitorus, Rabu (14/1/2026).
Ramses menilai penugasan prajurit Yonif TP 827/Mahakam Cakti Yudha tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan sosial masyarakat. Para prajurit dituntut untuk mampu beradaptasi dengan kondisi geografis yang menantang serta keterbatasan infrastruktur, sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan warga setempat.
“Pengabdian sebagai prajurit TNI menuntut perjuangan yang besar, baik secara fisik maupun mental. Ramses menegaskan bahwa tugas tersebut harus dilandasi oleh semangat nasionalisme dan patriotisme yang kuat, sebagai wujud pengabdian kepada negara dan bangsa Indonesia,” tambah pensiunan TNI ini.
Ramses juga mengapresiasi peran Yonif TP dalam mendukung program pembangunan di wilayah pedalaman. Kehadiran prajurit tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membantu percepatan pembangunan, mulai dari pendampingan masyarakat, dukungan terhadap kegiatan sosial, hingga kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan warga.
Ramses menyebut apa yang disampaikan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sejalan dengan jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara profesional. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, tercermin dalam setiap tugas yang dijalankan prajurit Yonif TP 827/Mahakam Cakti Yudha di Kutai Barat.
“Pengabdian prajurit TNI harus berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Prinsip tersebut menjadi pedoman utama agar setiap tugas yang dijalankan tetap berada dalam koridor kepentingan nasional dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaantutupnya.
Menutup pernyataannya, Ramses Sitorus berharap perhatian dan dukungan negara terhadap prajurit yang bertugas di wilayah teritorial pembangunan terus ditingkatkan. Ia optimistis, dengan semangat nasionalisme dan patriotisme yang kuat, prajurit TNI akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI sekaligus mendukung pembangunan nasional yang merata. Agus