Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika Group, Ramses Sitorus menyatakan dukungannya terhadap sikap Badan Gizi Nasional (BGN) yang menegaskan bahwa sekolah yang menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh dipaksa untuk mengikuti program tersebut.
Menurutnya, pendekatan persuasif dan dialogis jauh lebih penting agar tujuan peningkatan gizi peserta didik dapat tercapai secara berkelanjutan.
Ramses menilai, setiap sekolah memiliki kondisi, kesiapan, dan pertimbangan masing-masing dalam menerima program MBG. Oleh karena itu, pemaksaan justru dikhawatirkan menimbulkan resistensi dan mengganggu proses pendidikan di sekolah.
“Program ini pada dasarnya sangat baik, namun pelaksanaannya harus tetap menghormati otonomi dan kesiapan sekolah,” ujar Ramses Sitorus kepada awak media di Kota Cane, Kab. Aceh, Selasa (27/1/2026).
Ramses juga mengapresiasi BGN yang membuka ruang diskusi bagi pihak sekolah untuk menyampaikan masukan maupun kendala terkait pelaksanaan MBG. Dengan komunikasi dua arah, ia yakin solusi terbaik dapat ditemukan tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan efektivitas kegiatan belajar mengajar.
Sementara itu, terkait banyak menu MBG yang di ungga ke Media Sosial (medsos), Ramses menanggapi sikap BGN yang tidak mempermasalahkan menu MBG yang diunggah ke media sosial.
Menurutnya, transparansi semacam ini justru dapat menjadi sarana edukasi publik terkait pentingnya asupan gizi seimbang bagi anak-anak usia sekolah.
“Unggahan menu MBG di media sosial, menjadi bentuk kontrol sosial sekaligus bahan evaluasi bersama,” tambahnya.
Lebih lanjut ia menilai masyarakat dapat melihat secara langsung kualitas dan variasi menu yang disajikan, sehingga mendorong peningkatan mutu layanan makanan bergizi di sekolah.
Namun demikian, Ketum Antartika Group mengingatkan agar unggahan tersebut tetap disertai informasi yang proporsional dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Ia berharap pihak sekolah maupun pelaksana program dapat menyampaikan konteks yang jelas, sehingga tujuan positif dari transparansi dapat tercapai.
Ke depan, Antartika mendorong agar pemerintah, BGN, dan pemangku kepentingan lainnya terus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan MBG. Dengan pendekatan yang humanis, terbuka, dan partisipatif, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi peserta didik tanpa menimbulkan polemik di lapangan. Agus