Jakarta, Antartika Media Indoensia – Ketua Umum Antartika Group, Ramses Sitorus menyampaikan apresiasinya terhadap kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang memastikan bahwa guru, tenaga tata usaha (TU), serta tenaga kebersihan turut mendapatkan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026.
“Kebijakan pemberian manfaat MBG kepada Guru hingga tenaga kebersihan menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperhatikan seluruh unsur pendukung pendidikan, tidak hanya peserta didik semata,” jelas Ramses Sitorus di dapur SPPG Bogor Barat, Kota Bogor, Senin (12/1/2026).
Ramses menilai, keterlibatan guru, TU, dan tenaga kebersihan sebagai penerima manfaat MBG merupakan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan produktif.
“Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi para tenaga pendukung sekolah, diharapkan kinerja dan dedikasi mereka dalam menjalankan tugas sehari-hari dapat semakin optimal,” tambahnya.
Ramses juga menekankan bahwa selama ini peran tenaga non-pengajar sering kali kurang mendapatkan perhatian, padahal kontribusi mereka sangat penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Oleh karena itu, kebijakan BGN ini dianggap sebagai bentuk keadilan sosial yang patut diapresiasi dan dilanjutkan secara berkelanjutan.
Selain mengapresiasi perluasan manfaat MBG, Ramses Sitorus menyatakan persetujuannya terhadap kebijakan pemberian insentif bagi satuan pendidikan yang menerima manfaat program tersebut.
Ia menilai insentif ini dapat menjadi stimulus positif bagi sekolah untuk mendukung pelaksanaan MBG secara optimal dan bertanggung jawab.
“Insentif bagi satuan pendidikan juga dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendukung, khususnya yang berkaitan dengan kebersihan, kesehatan, dan pengelolaan makanan bergizi,” jelas Ramses.
Ramses berharap agar implementasi kebijakan ini dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi agar manfaat MBG benar-benar dirasakan oleh seluruh pihak yang berhak, baik peserta didik maupun tenaga pendukung di sekolah.
Di akhir pernyataannya, Ramses Sitorus mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan dalam menyukseskan program MBG 2026. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang baik dan kebijakan yang inklusif, program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidikan di Indonesia. Agus