Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus menyatakan dukungannya terhadap langkah strategis Danantara dalam menyiapkan agenda reformasi terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) besar yang direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026 ini.
Dukungan tersebut dinilai penting untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing BUMN di tingkat global.
Dalam pernyataannya, Ramses Sitorus menilai reformasi BUMN merupakan kebutuhan mendesak di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompetitif.
“BUMN harus dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kinerja agar mampu menjadi motor penggerak pembangunan nasional,” ungkap Ramses Sitorus kepada awak media, Kamis (15/1/2026).
Ramses menegaskan, langkah Danantara dalam menyiapkan reformasi ini mencakup penataan tata kelola perusahaan, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan peran BUMN dalam proyek-proyek strategis nasional.
Lebih lanjut, Ketum Antartika menekankan pentingnya reformasi sumber daya manusia di lingkungan BUMN. Ia menyebut peningkatan kualitas kepemimpinan, kompetensi manajerial, serta sistem meritokrasi sebagai kunci utama agar BUMN mampu beradaptasi dengan perubahan dan tantangan ke depan.
Selain itu, aspek akuntabilitas dan transparansi juga menjadi perhatian utama.
“Reformasi yang disiapkan Danantara dapat memperkuat sistem pengawasan internal serta mendorong praktik bisnis yang bersih dan berintegritas, sehingga kepercayaan publik terhadap BUMN semakin meningkat, tambahnya.
Ketum Antartika optimistis bahwa reformasi BUMN besar pada tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi transformasi ekonomi Indonesia.
Ia berharap langkah ini tidak hanya meningkatkan kinerja BUMN, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Agus