Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Pidana Anggaran (Antartika), Ramses Sitorus, SM., MM., MH., menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memperketat pengawasan bahan pangan yang digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah tersebut dinilai penting guna menjamin kualitas, keamanan, dan standar gizi makanan yang disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
Ketum Antartika Group menegaskan bahwa program MBG merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
“Seluruh proses penyediaan pangan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengolahan di dapur, harus dilakukan secara ketat dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh BGN,” jelas Ramses Sitorus kepada awak media, Selasa (10/2/2026).
Ia juga menyoroti pernyataan BGN yang mengungkap adanya indikasi upaya intervensi dari sejumlah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terhadap operasional dapur.
Intervensi tersebut terutama berkaitan dengan perubahan menu yang tidak sesuai dengan standar gizi dan pedoman teknis yang telah ditentukan.
Menurut Ketum Antartika Group, perubahan menu secara sepihak berpotensi menurunkan kualitas gizi makanan dan dapat berdampak langsung pada tujuan utama program MBG.
“Seluruh mitra SPPG seharusnya mematuhi regulasi dan tidak mengedepankan kepentingan tertentu yang dapat merugikan penerima manfaat,” pungkasnya.
BGN, lanjutnya, memiliki peran sentral sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam menjaga mutu dan konsistensi program MBG di seluruh wilayah. Oleh karena itu, upaya BGN dalam memperketat bahan pangan serta menertibkan operasional dapur patut diapresiasi dan didukung oleh semua pihak.
Ketum Antartika Group juga menekankan pentingnya pengawasan berlapis dan evaluasi berkala terhadap mitra SPPG. Dengan pengawasan yang kuat, potensi penyimpangan dalam pengadaan bahan pangan maupun pelaksanaan menu dapat diminimalkan sejak dini.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara BGN, mitra SPPG, serta elemen pendukung lainnya harus dibangun atas dasar transparansi dan profesionalisme. Komitmen bersama diperlukan agar program MBG dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Dapur MBG bukan sekadar unit operasional, melainkan ujung tombak keberhasilan program nasional. Setiap keputusan terkait bahan pangan dan menu harus mengutamakan kepentingan gizi dan kesehatan penerima manfaat.
Ketum Antartika Group berharap BGN tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap mitra SPPG yang terbukti melakukan intervensi atau pelanggaran. Penegakan aturan dinilai penting untuk menjaga kredibilitas program dan kepercayaan publik.
Di akhir pernyataannya, Ketum Antartika Group menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dan BGN dalam menyukseskan program MBG.
Ia optimistis, dengan pengawasan yang ketat dan kerja sama yang solid, program Makan Bergizi Gratis akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi dan masa depan generasi bangsa. Agus