
Solo, Antartika Media Indonesia – Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, bersama keluarga melakukan silaturahmi dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di kediamannya di Solo, Jawa Tengah. Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, Budi Arie membahas program Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan memberantas praktik tengkulak dan rentenir di pedesaan. Program ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
KopDes Merah Putih sendiri adalah koperasi desa yang bertujuan sebagai wadah bagi masyarakat desa untuk mendapatkan harga Sumber Daya Alam (SDA) yang stabil, tanpa ketergantungan pada tengkulak dan rentenir. Dengan koperasi ini, masyarakat desa diharapkan bisa menjual hasil pertanian, perkebunan, dan sumber daya lainnya dengan harga yang lebih adil, serta mendapatkan akses pembiayaan yang lebih ringan dibandingkan pinjaman berbunga tinggi dari rentenir.
Dalam kesempatan tersebut, Budi Arie meminta arahan dan doa dari Presiden Jokowi agar program KopDes Merah Putih dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, dukungan dari pemerintah sangat penting untuk memastikan koperasi ini dapat berkembang dan menjadi solusi bagi permasalahan ekonomi di tingkat desa. Ia juga menegaskan bahwa program ini akan diteruskan dan diperkuat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat desa tidak lagi terjerat oleh praktik rentenir yang mencekik. Dengan adanya koperasi ini, petani dan pelaku usaha kecil dapat mengakses pembiayaan yang lebih adil dan menguntungkan. Kami juga berharap program ini bisa selaras dengan kebijakan ekonomi Presiden Prabowo,” ujar Budi Arie usai pertemuan dengan Presiden.
Presiden Jokowi menyambut baik inisiatif tersebut dan memberikan sejumlah masukan agar program ini dapat berjalan secara efektif. Menurut Jokowi, koperasi harus dikelola dengan transparan, berbasis digital, serta memiliki akses langsung ke pasar agar hasil produksi masyarakat desa dapat dijual dengan harga yang lebih baik tanpa perantara yang merugikan. Jokowi juga menekankan pentingnya kesinambungan program ini agar tetap menjadi bagian dari kebijakan strategis di era pemerintahan Prabowo Subianto.
“Kita harus memastikan koperasi ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan justru menjadi beban baru. Digitalisasi dan pendampingan usaha harus dilakukan agar koperasi ini bisa bersaing di era ekonomi modern,” kata Presiden Jokowi. Ia juga berharap di bawah kepemimpinan Prabowo, koperasi semakin diperkuat sebagai fondasi ekonomi rakyat.
Selain membahas program KopDes Merah Putih, pertemuan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara Budi Arie dan keluarga dengan Presiden Jokowi. Kedekatan Budi Arie dengan Jokowi sudah terjalin sejak lama, dan ia berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam membangun ekonomi rakyat berbasis koperasi yang kuat dan mandiri. Ia juga optimis bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, program ini akan semakin berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,”ujarnya (*Red)