Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (Antartika) Ramses Sitorus mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dimana program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja nasional.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga berkontribusi besar dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia.
Dalam keterangannya, Ketum Antartika menyebutkan bahwa pelaksanaan MBG secara nasional mampu menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja.
Angka tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari tenaga produksi makanan, distribusi, pengadaan bahan pangan, hingga tenaga pendukung administrasi dan pengawasan di daerah.
Ia menjelaskan, skala besar program MBG yang menjangkau jutaan penerima manfaat secara otomatis membutuhkan sumber daya manusia dalam jumlah besar. Setiap dapur produksi, misalnya, memerlukan juru masak, ahli gizi, petugas kebersihan, serta tenaga logistik untuk memastikan makanan sampai tepat waktu dan sesuai standar kualitas.
Selain itu, Ketum Antartika menilai dampak ekonomi dari MBG juga dirasakan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pangan.
Kebutuhan bahan baku seperti beras, sayur-mayur, telur, daging, dan susu membuka peluang pasar yang luas bagi petani, peternak, dan distributor lokal di berbagai daerah.
“Program ini bukan hanya soal makanan gratis, tetapi tentang membangun ekosistem ekonomi yang bergerak dari hulu ke hilir,” ujar Ramses Sitorus dalam siaran Persnya, Minggu (22/2/2026).
Ia menekankan bahwa dengan terserapnya 1,4 juta tenaga kerja, MBG menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Lebih jauh, ia menambahkan bahwa dampak jangka panjang dari program ini juga akan terlihat pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi seimbang diyakini akan memiliki daya tahan tubuh lebih baik dan kemampuan belajar yang meningkat, sehingga berkontribusi pada produktivitas nasional di masa depan.
Ketum Antartika pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh implementasi MBG. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan, baik dalam bentuk pemenuhan gizi anak maupun penurunan angka pengangguran secara signifikan di Indonesia. Agus