Jakarta, Antartika Media Indonesia – Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus menyampaikan ucapan selamat kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang juga CEO Danantara, Rosan Roeslani, atas terpilihnya sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Rosan terpilih melalui Musyawarah Nasional (Munas) VII MES yang berlangsung dengan lancar dan demokratis.
Ucapan selamat tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan besar yang diberikan kepada Rosan Roeslani untuk memimpin organisasi strategis yang berperan penting dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Ia menilai terpilihnya Rosan merupakan momentum positif bagi penguatan ekosistem ekonomi syariah nasional.
Pengalaman Rosan Roeslani di bidang investasi, pengelolaan kebijakan strategis, serta kepemimpinan di berbagai institusi nasional dan internasional menjadi modal kuat dalam membawa MES semakin berperan aktif
“Kepemimpinan Rosan diyakini mampu menjembatani kepentingan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam pengembangan ekonomi syariah yang inklusif,” ungkap Ramses Sitorus, Senin (12/1/2026).
Ramses berharap MES di bawah kepemimpinan Rosan dapat mendorong percepatan hilirisasi industri halal, peningkatan investasi syariah, serta penguatan UMKM berbasis syariah. Langkah-langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Munas VII MES sendiri menjadi forum penting bagi konsolidasi nasional para pemangku kepentingan ekonomi syariah. Selain memilih ketua umum, munas tersebut juga membahas arah kebijakan strategis MES ke depan, termasuk program kerja dan rekomendasi untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.
Dengan terpilihnya Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum MES, Ketum Antartika optimistis organisasi tersebut akan semakin solid, adaptif, dan progresif dalam menghadapi tantangan global. Ia berharap kepemimpinan baru ini mampu menghadirkan terobosan nyata yang membawa manfaat luas bagi perekonomian nasional dan umat.
Dalam sambutannya sebagai Ketua Umum MES, Rosan Roeslani menekankan pentingnya membumikan program agar manfaatnya lebih dirasakan masyarakat.
“Bagaimana kita membumikan program kita sehingga lebih dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Rosan juga menyinggung inisiatif pembangunan Kampung Haji yang digagas bersama pemerintah. Program ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah untuk memastikan kualitas layanan ibadah Haji khususnya dari Indonesia dapat lebih baik.
“Ini langkah konkret dan positif yang bisa sangat bersinergi dengan MES. Insyaallah tahun ini di kuartal IV akan kita mulai pembangunannya,” kata Rosan dalam sambutannya.
Sementara itu, K.H. Ma’ruf Amin memberikan refleksi atas perjalanan ekonomi syariah di Indonesia. Sejak berdirinya MES, terdapat dua sasaran utama yang ingin dikembangkan yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat.
“Selama kurang lebih 25 tahun gerakan ini sudah menghasilkan berbagai regulasi, institusi, dan capaian. Bahkan posisi ekonomi syariah dunia kita sudah nomor 3, dari sebelumnya di posisi 18,” ungkapnya.
Ma’ruf menegaskan target ke depan MES adalah meningkatkan market share ekonomi syariah di atas 50 persen atau dengan istilah lainnya mensyariahkan ekonomi masyarakat.
Hingga saat ini satu dari dua target tersebut telah tercapai yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah, namun saat ini belum mampu mensyariahkan ekonomi masyarakat.
“Capaian kita di sektor keuangan baru 30 persen (mensyariahkan ekonomi). Oleh karena itu, sasaran kita ke depan adalah mensyariahkan ekonomi masyarakat,” jelasnya. Agus