Jakarta, Antartika Media Indonesia – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan wilayah terpencil.
Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus, menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
“Presiden memiliki perhatian serius agar setiap anak bangsa mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terkendala faktor ekonomi maupun geografis,” ungkap Ramses Sitorus, Kamis (15/2/2026).
Peresmian Sekolah Rakyat ini dilakukan secara simbolis dan diikuti secara daring oleh perwakilan daerah dari berbagai provinsi. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama kemajuan bangsa dan negara tidak boleh abai terhadap masa depan generasi muda.
Ketum Antartika menambahkan bahwa kehadiran 166 Sekolah Rakyat tersebut diharapkan mampu menekan angka putus sekolah serta memberikan harapan baru bagi anak-anak yang selama ini sulit mengakses pendidikan formal.
“Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep pendidikan yang adaptif, mengedepankan nilai kebangsaan, karakter, serta keterampilan dasar,” tambahnya.
Selain menyediakan fasilitas belajar, Sekolah Rakyat juga didukung oleh tenaga pendidik yang telah mendapatkan pelatihan khusus. Kurikulum yang diterapkan disesuaikan dengan kebutuhan lokal, sehingga peserta didik dapat belajar secara kontekstual dan relevan dengan lingkungan sekitarnya.
Masyarakat di berbagai daerah menyambut baik peresmian program ini. Banyak orang tua berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi nyata bagi anak-anak mereka agar tetap dapat mengenyam pendidikan dan meraih cita-cita, meskipun berada dalam keterbatasan ekonomi.
Ke depan, Antartika organisasi yang bergerak di dunia pendidikan dan sosial kemasyarakatan berkomitmen untuk terus mengawal program Sekolah Rakyat agar kualitas pendidikan tetap terjaga.
“Apa yang dilakukan Presiden Prabowo merupakan investasi jangka panjang demi menciptakan generasi Indonesia yang cerdas, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” Tutupnya. Agus