Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Pidana Anggaran (Antartika), Ramses Sitorus, SM., MM., MH., menyatakan dukungannya terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjalin koordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam penentuan penerima manfaat, khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. Menurutnya, sinergi antar lembaga ini sangat penting agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan tepat sasaran.
Ramses menilai bahwa lansia dan penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus dari negara. Oleh karena itu, proses pendataan dan verifikasi penerima manfaat MBG harus dilakukan secara cermat dengan melibatkan instansi yang memiliki basis data dan pengalaman di bidang kesejahteraan sosial.
“Koordinasi antara BGN dan Kemensos adalah langkah yang tepat. Kemensos memiliki data terpadu kesejahteraan sosial yang bisa menjadi acuan agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan,” ujar Ramses dalam keterangannya kepada media, Kamis (5/1/2026).
Ia menambahkan, kolaborasi ini juga dapat meminimalisir potensi tumpang tindih penerima manfaat MBG serta menghindari kesalahan sasaran. Dengan data yang terintegrasi, penyaluran program MBG bagi lansia dan penyandang disabilitas diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Menurut Ramses, pemenuhan kebutuhan gizi bagi lansia dan disabilitas tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Program yang dirancang dengan baik akan membantu menjaga produktivitas dan kemandirian kelompok tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Ramses mengapresiasi komitmen pemerintah yang terus memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menangani isu sosial. Ia berharap koordinasi antara BGN dan Kemensos dapat menjadi contoh bagi lembaga lain dalam menjalankan program-program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, untuk ikut berperan aktif dalam mendukung implementasi program tersebut di lapangan. Peran daerah dinilai penting dalam memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan sesuai dengan kondisi lokal.
Di akhir pernyataannya, Ramses Sitorus menegaskan bahwa dukungannya terhadap langkah BGN merupakan bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan.
“Negara harus hadir dan memastikan lansia serta penyandang disabilitas mendapatkan haknya secara adil dan bermartabat,” tutupnya. Agus