Jakarta, Antartika Media Indonesia – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai penyelamatan keuangan negara dan penguasaan kembali aset strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Umum Aliansi Anti Korupsi dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus.
Menurut Ramses, langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam mengamankan aset negara telah menunjukkan hasil konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
“Ketika negara berhasil menyelamatkan uangnya, itu berarti ada potensi lebih besar untuk diinvestasikan kembali ke masyarakat,” ujar Ramses Sitorus dalam keterangannya, Minggu (12/4).
Ramses menyoroti secara khusus pencapaian penyelamatan uang negara sebesar Rp31,3 triliun. Angka ini, menurutnya, bukanlah sekadar nominal besar di atas kertas, melainkan memiliki dampak langsung yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dana yang berhasil diselamatkan ini, jika dikelola dengan baik, dapat dialokasikan untuk berbagai program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
“Rp31,3 triliun itu bukan angka kecil. Jika sebagian dialokasikan untuk subsidi perumahan, misalnya, kita bisa membayangkan berapa banyak rumah yang bisa dibangun atau diperbaiki, dan berapa banyak keluarga yang terbantu.” tambahnya.
Lebih lanjut, Ramses menjelaskan bahwa pemanfaatan dana hasil penyelamatan tersebut dapat menjadi kunci untuk memperluas jangkauan program-program kerakyatan. Salah satu contoh nyata yang ia sebutkan adalah program perumahan. Dengan adanya tambahan dana, pemerintah dapat mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk membangun rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga lebih banyak keluarga dapat memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Ramses juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana hasil penyelamatan aset negara. Masyarakat perlu mengetahui bagaimana dana tersebut dialokasikan dan program apa saja yang dijalankan agar kepercayaan publik tetap terjaga. Pengawasan yang ketat dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sipil, akan memastikan bahwa dana tersebut benar-benar digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Selain aspek kesejahteraan, Ramses menambahkan bahwa penguasaan kembali aset strategis oleh negara juga memiliki implikasi jangka panjang yang positif.
“Aset-aset ini, jika dikelola secara optimal, dapat memberikan kontribusi pendapatan yang stabil bagi negara dan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur serta layanan publik lainnya, yang pada akhirnya juga akan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Secara keseluruhan, Ramses Sitorus menyambut baik pernyataan Presiden Prabowo dan berharap agar momentum positif ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Fokus pada penyelamatan keuangan negara dan penguasaan aset strategis, yang diterjemahkan menjadi program nyata bagi masyarakat, adalah jalan yang tepat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan.