Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus mendukungan Presiden Prabowo Subianto yang menegur dan memperingatkan para menteri serta pejabat negara terkait praktik “wisata bencana”. Menurut Ramses, kehadiran pejabat ke lokasi bencana yang tidak dibarengi dengan empati dan kerja nyata justru melukai hati rakyat dengan berfoto-foto di lokasi bencana.
“Sebagai pejabat negara seharusnya mereka kelokasi bencana dengan membawa visi dan misi Presiden bukan malah berwisata bencana,” ungkap Ramses Sitorus dengan sedikit meninggi.
Ramses menilai langkah Presiden Prabowo dengan menegur dan memperingatkan “wisata bencana” sebagai bentuk keberpihakan kepada korban bencana. Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan bantuan konkret dan perhatian serius, bukan kunjungan simbolik yang berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan pencitraan semata.
“Wisata bencana mencerminkan kekecewaan publik terhadap perilaku sebagian pejabat yang datang ke lokasi terdampak tanpa membawa solusi jelas,” jelasnya.
Ramses menegaskan, Presiden Prabowo sudah tepat dengan mengingatkan jajaran menteri dan pejabat negara agar tidak menjadikan bencana sebagai ajang tampil di hadapan kamera, sementara kebutuhan dasar korban belum terpenuhi secara maksimal.
“Sikap tegas presiden diperlukan untuk membangun disiplin dan tanggung jawab moral di kalangan pejabat negara,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran pejabat di daerah bencana seharusnya membawa dampak langsung bagi masyarakat, seperti percepatan penyaluran bantuan, perbaikan infrastruktur darurat, serta kepastian rencana pemulihan pascabencana. Tanpa hal tersebut, kunjungan pejabat justru dapat menambah luka psikologis bagi korban.
Ramses menyatakan bahwa dukungannya kepada Presiden Prabowo dilandasi harapan agar pemerintahan ke depan semakin berorientasi pada nilai kemanusiaan, empati, dan kerja nyata demi kepentingan rakyat yang terdampak bencana. Agus