
Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas langkah-langkah strategis yang telah dipersiapkan dalam menghadapi potensi kebijakan proteksionis dari Amerika Serikat, khususnya tarif impor yang digadang-gadang akan diberlakukan kembali oleh Donald Trump jika terpilih sebagai Presiden AS.
Ramses menilai tiga gebrakan yang disiapkan Prabowo adalah bentuk kepemimpinan visioner yang memahami dinamika global dan kepentingan nasional. “Kami di ANTARTIKA melihat bahwa langkah Presiden Prabowo dalam memperkuat industri dalam negeri, mendiversifikasi pasar ekspor, dan membangun ketahanan pangan serta energi adalah solusi konkret untuk menghadapi tekanan ekonomi global,” ujar Ramses di Jakarta, Kamis (4/4).
Menurutnya, gebrakan pertama yang menitikberatkan pada hilirisasi industri nasional akan membawa dampak besar bagi kesejahteraan rakyat. “Selama ini kita terlalu bergantung pada ekspor bahan mentah. Dengan hilirisasi, kita bisa menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing industri nasional,” jelas Ramses yang juga dikenal sebagai aktivis sosial dan pengusaha nasional.
Ramses juga menggarisbawahi pentingnya strategi diversifikasi pasar ekspor yang diambil Prabowo, sebagai langkah taktis untuk mengurangi ketergantungan pada pasar AS dan Eropa. “Kita harus memperluas kerja sama dengan negara-negara Asia, Afrika, dan Timur Tengah. Ini penting agar produk Indonesia tetap punya ruang di pasar global, apapun kebijakan negara lain,” imbuhnya.
Di sektor ketahanan pangan dan energi, Ramses menilai kebijakan Prabowo selaras dengan semangat kemandirian bangsa. “ANTARTIKA mendukung penuh upaya swasembada pangan dan pengembangan energi terbarukan. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal kedaulatan bangsa. Kita tidak boleh bergantung pada impor untuk kebutuhan dasar rakyat,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Ramses mengatakan bahwa ANTARTIKA siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal kebijakan ekonomi nasional. “Kami akan terus mendorong sinergi antara masyarakat sipil, dunia usaha, dan pemerintah agar Indonesia benar-benar siap menghadapi segala tantangan global di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto,” Ujarnya. (Red)