Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika, Ramses, mengecam keras beredarnya narasi-narasi menyesatkan di media sosial yang menyinggung Program MBG. Menurut Ramses, sejumlah akun dan kelompok tertentu sengaja menyebarkan informasi yang tidak berdasar untuk merusak citra program pemerintah yang dipimpin Prabowo–Gibran.
“Kami sangat menyangkan sekali, semakin masifnya berita hoaks terkait program MBG yang sengaja disebar ke medsos oleh orang yang tidak bertanggungjawab,” ungkap Ramses Sitorus dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).
Pekan lalu, viral informasi di berbagai platform terkait pembiayaan program MBG, kini muncul lagi bahwa MBG akan diliburkan setelah perayaan Idulfitri.
Ramses menegaskan bahwa kabar tersebut palsu dan menyesatkan, serta tidak memiliki dasar resmi dari pihak penyelenggara program dan rumor semacam ini menimbulkan kebingungan publik.
Ramses menilai motif di balik penyebaran kabar bohong tersebut berkaitan dengan upaya sebagian pihak yang tidak senang terhadap keberlangsungan program pemerintah.
“Informasi itu sangat menyesatkan dan terus digulirkan oleh mereka yang tidak suka dengan program pemerintahan Prabowo–Gibran,” ujar Ramses.
Selain mengecam, Ramses meminta agar pihak berwenang dan platform media sosial mengambil tindakan tegas terhadap akun-akun yang dengan sengaja menyebarkan konten palsu.
Ia mengingatkan bahwa kampanye disinformasi dapat berdampak negatif terhadap pelaksanaan kebijakan publik dan menimbulkan keresahan di masyarakat.
Ramses juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan meneruskan informasi.
Ia menyerukan agar warga melakukan verifikasi sebelum membagikan berita, terutama yang berkaitan dengan kebijakan, atau program pemerintah, demi berjalannya pemerintahan Prabowo- Gibran dengan baik untuk rakyat Indonesia.
Sebagai penutup, Ramses menekankan komitmen Antartika untuk terus mendukung transparansi dan akurasi informasi terkait program-program pemerintah. Ia berharap dialog konstruktif dan klarifikasi resmi menjadi jalan utama untuk meluruskan isu-isu yang berkembang di ruang publik.
Pernyataan resmi ini diharapkan dapat meredam penyebaran kabar bohong dan mendorong masyarakat untuk lebih kritis terhadap konten yang dikonsumsi di media sosial, sekaligus menjaga stabilitas pelaksanaan program MBG ke depan. Agus