Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (Antartika), Ramses Sitorus menyayangkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto terus mendapatkan narasi yang dinilai sangat meresahkan.
Ia menilai berbagai informasi yang tidak utuh dan cenderung provokatif telah memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Menurut Ramses, program MBG sejatinya merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
Program ini dirancang untuk memastikan generasi muda mendapatkan asupan makanan sehat dan bergizi secara merata, khususnya bagi mereka yang berada di wilayah rentan.
“Narasi negatif yang berkembang berpotensi mengaburkan tujuan utama program tersebut. Padahal, MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia jangka panjang,” ungkap Ramses Sitorus kepada awak media di Dapur SPPG Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (25/2/2026).
Ramses juga meminta Badan Gizi Nasional agar tetap berjalan sesuai koridor dan mandat yang telah ditetapkan. Ia berharap lembaga tersebut tidak terpengaruh oleh berbagai hoaks yang kian merajalela di ruang publik.
“Badan Gizi Nasional harus tetap fokus pada tugasnya. Jangan sampai terhasut oleh informasi yang belum tentu benar dan justru menghambat jalannya program,” ujar Ramses.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa MBG bukan hanya tentang membuat pertumbuhan anak menjadi lebih baik. Program ini juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan karena melibatkan pelaku usaha lokal, mulai dari petani, peternak, hingga pelaku UMKM penyedia bahan pangan.
Dengan keterlibatan berbagai sektor tersebut, MBG diyakini mampu menumbuhkan ekonomi lokal di berbagai daerah. Perputaran anggaran di tingkat daerah diharapkan dapat menciptakan efek berganda yang positif bagi masyarakat sekitar.
Selain itu, Ramses menilai program ini juga berpotensi mengurangi angka pengangguran yang semakin kompleks di Indonesia. Kebutuhan tenaga kerja untuk distribusi, pengolahan, hingga pengawasan program membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Ramses mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung pelaksanaan MBG secara objektif dan konstruktif.
Ia menekankan pentingnya penyampaian informasi yang akurat agar program yang bertujuan mulia tersebut dapat berjalan optimal demi masa depan generasi Indonesia. Agus