Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Pidana Anggaran (Antartika), Ramses Sitorus, SM., MM., MH., melontarkan kritik terhadap pernyataan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang menyoroti kehadiran Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pengumuman Kabinet Merah Putih.
“Kritik yang disampaikan mantan Panglima tersebut tidak tepat dan berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat,” ungkap Ramses Sitorus, Rabu (4/2/2026).
Menurut Ramses, kehadiran Sufmi Dasco Ahmad dalam momentum politik kenegaraan tersebut merupakan bagian dari dinamika pemerintahan dan hubungan antar lembaga negara. Ia menegaskan bahwa pendampingan tersebut tidak melanggar aturan maupun etika ketatanegaraan.
Ketum Antartika menyayangkan pernyataan Gatot Nurmantyo yang dinilai terlalu tendensius dan tidak melihat konteks secara utuh.
“Sebagai tokoh nasional dan purnawirawan TNI, seharusnya Gatot dapat menyampaikan pandangan secara lebih bijak dan menyejukkan suasana politik,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa pengumuman Kabinet Merah Putih merupakan agenda resmi Presiden terpilih Prabowo Subianto yang bertujuan menyampaikan susunan pemerintahan kepada publik. Kehadiran tokoh-tokoh politik dalam acara tersebut dinilai wajar sebagai bentuk dukungan politik dan komunikasi publik.
Ketum Antartika mengingatkan agar perbedaan pandangan tidak disampaikan dengan narasi yang dapat memicu polemik berkepanjangan.
Menurutnya, saat ini bangsa Indonesia membutuhkan suasana kondusif untuk mendukung proses transisi dan konsolidasi pemerintahan baru.
Selain itu, ia mengajak seluruh tokoh nasional untuk mengedepankan kepentingan persatuan dan stabilitas nasional. Kritik, lanjutnya, sah untuk disampaikan, namun harus disertai dengan argumentasi yang konstruktif dan tidak menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
Ketum Antartika berharap ke depan para tokoh publik dapat lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan, terutama yang berkaitan dengan simbol-simbol kenegaraan.
Ia menegaskan bahwa dukungan dan kritik yang sehat akan sangat dibutuhkan demi keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden dalam menjalankan amanah rakyat. Agus