Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika Group menyampaikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) yang tetap menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan. Program tersebut dinilai tetap relevan dan penting, khususnya dengan menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta anak di bawah usia lima tahun atau balita.
Menurut Ketum Antartika Group, keberlanjutan program MBG di bulan Ramadhan menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan asupan nutrisi secara konsisten. Ia menegaskan bahwa kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tidak dapat ditunda meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.
“Kebijakan BGN tersebut sudah tepat dan berbasis pada pertimbangan kesehatan serta kemanusiaan, program MBG bukan hanya soal pemberian makanan, tetapi juga bagian dari upaya jangka panjang pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” jelas Ramses Sitorus kepada awak media di dapur SPPG Bogor Barat, Selasa (13/1/2026).
Lebih lanjut, Ramses menekankan bahwa pelaksanaan MBG di bulan Ramadhan telah disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sasaran penerima. Penyaluran bantuan dilakukan dengan memperhatikan aspek waktu, jenis makanan, serta nilai gizi yang sesuai, sehingga tetap menghormati pelaksanaan ibadah puasa bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Ramses juga meminta media massa dan masyarakat untuk menghentikan pemberitaan serta narasi buruk di media sosial yang menyudutkan kebijakan pemerintah terkait program MBG di bulan Ramadhan.
“Narasi negatif tersebut berpotensi menyesatkan publik dan mengaburkan tujuan mulia dari program pemerintah,” tambahnya.
Menurutnya, kritik yang membangun tentu diperbolehkan, namun penyebaran informasi yang tidak utuh dan cenderung provokatif justru dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap program-program strategis pemerintah. Ramses mengajak semua pihak untuk lebih bijak dalam menyikapi dan menyebarkan informasi, terutama di ruang digital.
Di akhir pernyataannya, Ketum Antartika Group berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung penuh pelaksanaan program MBG, termasuk selama bulan Ramadhan.
“Dengan dukungan bersama dan narasi yang positif, program tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan ibu dan anak di Indonesia,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap dijalankan selama Ramadan, terutama demi menyasar ibu hamil dan menyusui serta anak di bawah usia lima tahun atau balita.
“Bahkan di 2026 ini kita akan utamakan di 1.000 hari pertama kehidupan,” jelas Dadan.
“Oleh sebab itu di hari libur, di Ramadan, program kita akan tetap jalan karena target utama kita adalah ibu hamil, menyusui dan anak balita karena golden time period-nya pendek sekali karena di situlah stunting dicegah kemudian otak berkembang,” imbuhnya.
Mengingat pentingnya pemenuhan gizi di 1.000 hari pertama dan bahkan dalam kandungan, Dadan menyebut BGN akan terus berupaya memastikan tidak ada ibu hamil dan anak balita yang terlewatkan untuk menerima MBG di sepanjang tahun ini.
Dengan langkah itu diharapkan dapat mendukung target pemerintah untuk menekan serendah mungkin angka stunting nasional.
“Jangan lupa nih sekarang karena yang menerima manfaat sudah 55,1 juta, kebutuhan rantai pasoknya menjadi sangat signifikan. Alhamdulillah program Makan Bergizi Gratis ini secara ekonomi juga telah memberikan kontribusi yang luar biasa,” katanya. Agus