Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika Group, Ramses Sitorus, mengapresiasi langkah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. Dadan Hindayana, yang merespons berbagai kritik terkait menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan di sejumlah daerah.
Menurut Ramses, respons cepat yang dilakukan Kepala BGN menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan program tersebut berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Ramses menilai langkah Dadan Hindayana yang langsung melakukan konsolidasi dengan para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan sikap kepemimpinan yang terbuka terhadap kritik. Ia menyebut respons tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga kualitas program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Langkah Prof. Dadan Hindayana yang langsung merespons kritik dan melakukan konsolidasi dengan mitra SPPG menunjukkan bahwa beliau tidak anti kritik. Justru kritik dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ramses Sitorus dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).
Menurutnya, seorang pemimpin yang baik tidak boleh menutup diri terhadap masukan dari masyarakat.
“Sebaliknya, kritik harus dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem dan memastikan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” tambahnya.
Ramses juga menilai Prof. Dadan Hindayana cukup cakap dalam membaca berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, khususnya terkait operasional dapur SPPG yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program MBG. Kemampuan membaca situasi tersebut dinilai penting agar setiap persoalan dapat segera diatasi.
Ia menambahkan bahwa evaluasi yang dilakukan tidak hanya sebatas pada penyajian makanan, tetapi juga mencakup komposisi menu serta kualitas bahan pangan yang digunakan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa makanan yang diberikan benar-benar memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.
Ramses berharap perbaikan yang dilakukan dapat segera diterapkan di berbagai daerah agar penerima manfaat benar benar menerima manfaat dari negara.
Menurutnya, program MBG memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, sehingga pelaksanaannya harus dijaga dengan baik.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang kuat antara BGN dan seluruh mitra pelaksana di daerah. Dengan koordinasi yang baik, berbagai kendala teknis di lapangan dapat diselesaikan dengan cepat dan program tetap berjalan optimal. Agus